Jalin Kemitraan dengan Kanwil DJP Jatim II, Unira Dirikan Tax Center

Neilmaldrin Noor (kiri) dan Dr Risqiena berjabat tangan usai menandatangani MoU didirikanya Tax Center Universitas Madura (Unira), Kamis (12/10/2017)

PAMEKASAN (global-news.co.id)-Universitas Madura (Unira) kini menjalin kerjasama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak (DJP) Jawa Timur II dengan mendirikan Tax Center.  Kerjasama ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran perpajakan bagi masyarakat secara umum melalui peran strategis perguruan tinggi

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pendirian Tax Center itu dilakukan oleh Rektor Unira Dr Risqiena dengan Neilmaldrin Noor Kepala Kantor Wilayah DJP Jatim II, Kamis (12/10/17), di Ruang Pertemuan Kantor Pusat Unira, Jalan Trunojoyo. Acara ini dihadiri oleh para pembantu rektor, para dekan fakultas, mahasiswa dan civitas akademika Unira lainnya.

Usai penandatangan, Kakanwil DJP Jatim II Neilmaldrin Noor memberikan kuliah umum tentang masalah perpajakan di hadapan mahasiswa dan para undangan lainnya yang hadir dalam acara tersebut, dengan tema “Mempersiapkan Generasi Emas Indonesia dengan Pendidikan Kesadaran Perpajakan,”.

Neilmaldrin Noor mengatakan pendirian Tax Center di universitas sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu sebagai kelanjutan dari penandatanganan MoU dari program serupa tingkat nasional yang telah dilakukan antara Kementrian Keuangan dengan Kemenristek Dikti dan Kemendikbud.

Neilmaldrin Noor (tiga dari kiri) dan Dr Risqiena (tiga dari kanan) bersama mahasiswa Duta Pajak Unira

“Tax Center ini merupakan bagian dari program inklusif dari kesadaran perpajakan bagi generasi penerus. Khusus di Madura masih di Unira Pamekasan ini. Dan ini akan terus kita kembangkan nanti. Di lingkungan Kanwil DJP Jatim II  juga telah kami lakukan dengan sejumlah universitas lain. Dan masih ada dua atau tiga universitas yang akan dirikan Tax Center ini,” ungkapnya.

Dalam operasionalnya, kata Neilmaldrin Noor, Tax Center ini akan melakukan berbagai bentuk kegiatan antara lain penelitian,  pembelajaran tentang perpajakan bagi mahasiswa dan masyarakat umum. Juga pemberian bantuan pemahaman perpajakan bagi wajib pajak.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unira Dr Risqiena menyambut baik pendirian Tax Center di Unira. Dia menegaskan kesadaran perpajakan harus terus ditumbuhkan bagi masyarakat. Unira akan membantu memperbaiki kesadaran perpajakan bagi masyarakat dengan Tax Center tersebut. “Kami berharap ini akan bermanfaat maksimal bagi masyarkat, “ harapnya.

Dalam penandatanganan MoU Tax Center tersebut juga dilakukan pengukuhan terhadap 20 orang mahasiswa pilihan putra dan putri yang ditunjuk menjadi Duta Pajak. Pengukuhan dilakukan dengan menyematkan selendang Duta Pajak oleh Kanwil DJP Jatim II Neilmaldrin Noor dan Rektor Unira Dr Risqiena. (mas/*)