Agrowisata ‘Pamekasan Keren’, Ikon Baru Wisata di Pamekasan

Wakil Bupati Khalil Asyari petik buah semangka di Agrowisata ‘Pamekasan Keren’. GN/Masdawi DahlanPAMEKASAN (global-news.co.id)-Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan Khalil Asyari, Kamis (28/9/2017) lalu, melakukan panen raya sayur dan buah di lokasi Agrowisata Desa Jelmak Kecamatan Kota Pamekasan. Kegiatan itu merupakan launching resmi Agrowisata tersebut. Panen raya itu  dihadiri anggota Forpimda Pamekasan, camat dan para pimpinan instansi di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Agrowisata ini merupakan yang kedua yang pernah didirikan oleh pemkab setempat. Sebelumnya sekitar 7 tahun yang lalu pemkab juga pernah membuat agrowisata yang dibangun di Desa Nyalabu Daya Kecamatan Kota Pamekasan, namun kurang terkelola dengan baik akhirnya program agrowisata itu tak berjalan.

Agrowisata ‘Pamekasan Keren’ ini dibangun dengan berupaya menyajikan berbagai jenis tanaman buah-buahan. Agrowisata baru di Pamekasan yang dibangun di atas lahan sekitar 5 hektare itu ini memiliki daya tarik yang cukup memanjakan bagi orang yang mengunjunginya.

“Secara pribadi saya sangat bangga dengan adanya tempat agrowisata ini dan atas nama pemerintah kami sangat mengapresiasi. Wisata seperti ini luar biasa menariknya. Karena pengunjung bisa langsung memetik dari pohonnya dan itu merupakan kesenangan dan kepuasan yang tersendiri,” kata Khalil Asyari saat memberi sambutan pada peresmian Agrowisata itu.

Khalil Asyari yang kini juga menjabat sebagai Plt Bupati Pamekasan itu menjelaskan bahwa Agrowisata Jelmak ini mengandung banyak manfaat. Di antaranya adalah selain bermanfaat pengembangan secara ekonomi, agrowisata itu  juga mengandung fungsi pendidikan dan pengembangan bidang pertanian kepada pemuda dan masyarakat secara umum.

“Dengan fungsi dan kegunaan yang sangat besar itu, maka kami  pemerintah daerah pasti akan terus mendukung kreativitas masyarakat Pamekasan mengembangkan agrowisata ini. Dampaknya tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga akan berdampak pada perkembangan ekonomi Pamekasan ke depan,” ujarnya.

Adanya agrowisata itu, kata Khalil, juga menunjukkan Pamekasan atau Madura yang selama ini dikenal gersang ternyata juga bisa mengembangkan agrowisata buah dan sayur yang menjanjikan. Dia berharap Agrowisata Jelmak ini nanti akan menjadi ikon baru pariwisata di Pamekasan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Ice Windarti mengatakan di agrowisata ini terdapat 25 jenis tanaman sayur dan buah yang dikembangkan. Pengelola agrowisata itu adalah Paguyuban Pamekasan Keren (Sanren). Karena itu agrowisata itu dikenal dengan Agrowisata Pamekasan Keren, yang mendapat pembinaan dari Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebuanan. (mas/*)