Rapimcab PPP Pamekasan: Suara Ulama Jadi Penentu Cabub-Cawabup

 

GN/Masdawi Dahlan
Salah satu Bakal Calon Bupati Pamekasan yang mendaftar melalui DPC PPP Pamekasan saat memberikan visi dan misi.

PAMEKASAN (global-news.co.id)-Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) DPC PPP Pamekasan merekomendasikan agar DPP PPP meminta pendapat dan persetujuan para ulama sesepuh atau tokoh partai di daerah dalam menetapkan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Pamekasan yang akan dipilih DPP PPP.

Alasannya karena para ulama dan kiai sesepuh PPP merupakan simpul kekuatan PPP dan juga simpul kekuatan masyarakat  Pamekasan secara umum. Masyarakat Pamekasan masih paternalistik menjadikan kiai dan ulama sebagai kekuatan penentu dalam pilihan politiknya.

Selain minta memperhatikan pendapat para alim ulama dan sesepuh partai, rapimcab juga merekomendasikan agar DPP PPP juga meminta pendapat dan masukan dari Pengurus DPC PPP Pamekasann dalam menentukan figur yang akan direkomendasikan nanti.

Rapimcab DPC PPP digelar  Senin (25/9/2017) lalu di Gedung Serba Guna Pamekasan. Dalam Rapimcab ini hadir 7 orang bacabup dan cawabup yang mendaftar di DPC PPP Pamekasan.  Mereka mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan visi  dan misinya di hadapan peserta rapimcab.

Tiga cabup yang mendaftar di PPP semunya hadir antara lain KH Khalilurrahman, Badrud Tamam dan Rudi Susanto. Lalu tiga orang cawabub juga hadir antara lain Rojaie, Wazirul Jihad dan Brigjen (Pur) TNI Masud Amin. Satu cawabup tidak bisa hadir  namun hanya menyerahkan naskah visi dan misinya secara tertulis.

Ketua Desk Pilkada DPC PPP Pamekasan Achmad Halili Yasin

Ketua Desk Pilkada DPC PPP Pamekasan Achmad Halili Yasin mengatakan rapimcab adalah forum yang tugasnya merekomendasikan hasil penilaian yang akan dijadikan pertimbangan DPP PPP dalam menetapkan cabup dan cawabup  yang akan diusung PPP.  Beberapa aspek yang dinilai antara lain kapabilitas, akseptabilitas, integritas dan elektabilitas.

“Soal elaktabilitas ini tentunya berdasarkan hasil survei.  Tentunya survei lembaga yang kredibel. DPW dan DPP tampaknya sudah melakukan survei tentang figur sehingga DPW dan DPP PPP pasti sudah tahu elektabilitas ini. Kalau DPC di sini tidak mengadakan survei,” katanya.

Selain kapabilitas, akseptabilitas, integritas dan elektabilitas, lanjut Halili,  rapimcab juga merekomendasikan agar DPP PPP meminta komitmen para calon untuk jujur dan konsisten untuk membesarkan PPP. Termasuk sekalipun calon yang nantinya dipilih berasal dari partai luar PPP.

Halili mengungkapkan hasil rekom rapimcab itu sudah dikirim ke DPP PPP melalui DPW PPP Jawa Timur.  Dia berharap paling lambat antara bulan November hingga Desember mendatang figur yang akan ditetapkan oleh DPP PPP sudah bisa diterima oleh DPC PPP Pamekasan. Sebab pada Januari 2018 sudah masuk pada tahapan pendaftaran calon peserta pilkada di KPU Pamekasan. (mas/*)