Proyek Frontage Road Waru-Gedangan Digerojok Rp 15 Miliar

Tampak jalur frontage road Waru (perbatasan dengan Surabaya).

SIDOARJO (GN)-Pembangunan saluran dan pelebaran jalan frontage road terus digeber Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2017 ini, Pemkab setempat telah menganggarkan Rp 4,5 miliar dari Rp 15,5 miliar untuk proyek di frontage road tersebut.

Sedangkan sisanya Rp 11 miliar akan dipakai untuk proses pembebasan lahan yang terkena dampak pembangunan frontage road tersebut. Terutama sejumlah lahan yang berada di Desa Sruni, Gedangan Sidoarjo. “Untuk pembebasan lahan di Sruni, dianggarkan Rp 11 miliar dan ini sudah deal tinggal pembayaran saja,” jelas Ketua komisi C DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, Kamis  (28/9/2017).

Namun Nasih menyayangkan, jika progress dari pembangunan frontage road ini masih tersendat-sendat. Pasalnya, ada beberapa pembebasan lahal yang hingga saat ini belum selesai. “Seperti lahan milik perusahaan, yang tidak semuanya mau dihibahkan. Juga lahan milik TNI AL yang hingga hari ini belum selesai,” ujar Nasih.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sidoarjo, saat ini sedang memprioritaskan pembangunan jalan frontage dari Surabaya hingga Kecamatan Buduran, sepanjang 9,2 Km dengan lebar 10 meter. Jalan Frontage ini akan melewati tiga kecamatan, yakni Waru, Gedangan dan Buduran.

“Pembangunan jalan frontage ini tetap prioritas Pemkab Sidoarjo, karena sudah tercantum dalam RPJMD tahun 2016 dan ditargetkan selesai tahun 2021,” kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo, Sigit Setyawan.

Hingga kini, jelas Sigit, pembangunan jalan frontage yang juga melalui delapan desa ini masih terkendala pembebasan lahan. Jalan Frontage tersebut akan melalui 31 tanah milik perusahaan. “11 Perusahaan sudah menghibahkan tanahnya ke Pemkab Sidoarjo, sementara sisanya 20 perusahan lainnya belum menghibahkan. Sementara tanah milik instansi seperti tanah milik TNI AL sudah hampir final,” tambahnya.

Sigit berharap masyarakat Sidoarjo dan pengguna jalan menuju yang ke Sidoarjo untuk bersabar. Karena saat ini kondisi jalan masih mengalami kemacetan. Untuk saat ini secara bertahap pembangunan jalan frontage terus dilakukan. * kbs, nas