Majalah Fortune Tempatkan Go-Jek Peringkat 17 Perusahaan Mengubah Dunia

Ilustrasi
Aplikasi layanan milik Go-Jek

JAKARTA (global-news.co.id) Majalah Fortune menempatkan startup ride sharing asal Indonesia, Go-Jek berada di urutan ke-17 dari daftar 56 perusahaan yang mengubah dunia.

Daftar tersebut dikenal sebagai ‘Fortune Change The World’ dan selalu diperbarui setiap tahun. Isinya merupakan perusahaan-perusahaan yang mendapat pemasukan di atas 1 miliar dollar AS atau Rp 1,3 triliun per tahun dan memiliki pengaruh pada lingkungan sosial tempatnya berada.

Seperti diketahui, keberadaan layanan jasa transportasi online termasuk salah satunya Go-Jek membuat gejolak sosial di masyarakat. Keberadaan layanan angkutan online yang semakin diminati, membuat transportasi konvensional kehilangan sebagian pelanggannya. Tak hanya itu, keberadaan jasa angkutan via online ini juga memaksa pemerintah untuk membuat sederet aturan yang sebelumnya belum pernah ada.

Sekadar diketahui, ada ribuan perusahaan yang jadi kandidat daftar Change The World ini. Seleksinya pun tidak mudah. Bahkan, untuk menentukan kandidat saja, Fortune bekerja sama dengan berbagai firma konsultasi dan riset independen, seperti FSG dan Shared Value Initiative.

Perusahaan kandidat selanjutnya dinilai dengan tiga kriteria utama, yakni soal dampak sosial yang terstruktur, nilai bisnis serta tingkat inovasinya.

Dalam daftar Change The World tersebut, Fortune menyebutkan bahwa Go-Jek adalah startup asal Indonesia yang menyediakan layanan antar sesuai permintaan pengguna, mulai dari ojek, makanan, hingga soal kecantikan.

Layanan Go-Jek dinilai membantu memperbaiki lanskap ekonomi di berbagai kota di Indonesia dan meningkatkan penjualan para pebisnis kecil yang terdaftar di platformnya.

“Ini adalah hasil dari kolaborasi begitu banyak pihak yang terus mendukung Go-Jek,” ujar CEO sekaligus pendisi Go-Jek, Nadiem Makarim seperti dikuti dari KompasTekno, Senin (11/9/2017).  “Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus berkomitmen memberi kontribusi positif terhadap visi pemerintah agar Indonesia jadi kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, pada 2020,” imbuhnya.

Selain Go-Jek, daftar Fortune Change The World juga mencantumkan berbagai perusahaan raksasa, seperti JP Morgan Chase, DSM, Apple, Walmart, Toyota Motor, Levi Strauss, Tencent, dan banyak lagi.(kpc)