Lepas Kafilah MTQ, Wabup Ajak Cintai Alquran

GN/Masdawi Dahlan
Wabup dan anggota Forpimda bersama Kafilah MTQ Pamekasan

PAMEKASAN (global-news.co.id)-Wakil Bupati Pamekasan Drs Khalil Asyari mengajak masyarakat untuk mencintai Alquran. Mencintai Alquran dengan cara banyak membacanya, menyenangi orang yang membacanya, serta yang menghafal  kita suci tersebut. Karena hal itu semua merupakan ikhtiar  untuk melestarikan Alquran.

Khalil Asyari mengemukakan hal itu pada saat memberi sambutan  dalam acara pelepasan peserta try out dan kafilah MTQ ke-27 tingkat Jawa Timur tahun 2017 di Pendopo Ronggosukowati, Jumat (29/9/17).

Acara pelepasan Kafilah MTQ ke 27 ini dihadiri anggota  Forpimda Pamekasan, pimpinan SKPD terkait di lingkungan Pemkab Pamekasan, para peserta dan pembina MTQ. MTQ tingkat Jatim sendiri dilaksanakan selama 8 hari tanggal 1-8 Oktober 2017 di Kabupaten Pasuruan.

“Kita bersyukur hingga kini kita diberi hidayah oleh Allah Swt menjadi orang yang senang baca Alquran, senang mendengarkan bacaan Alquran dan senang pada orang yang menghafal Alquran. Ini merupakan hidayah Allah yang kita terima yang mengandung keutamaan yang sangat luar biasa,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Allah Swt akan selalu menjaga keaslian dan kelestarian Alquran dari perubahan yang diupayakan oleh tangan tangan jahil. Di antara cara Allah untuk menjaga dan melestarikan Alquran adalah diciptakan manusia yang terus senang mempelajari,  membaca dan menghafal Alquran.

Terkait dengan pelaksanaan  MTQ ke-27 mendatang, Khalil  Asyari meminta agar para peserta jangan hanya melihat dari  aspek perlombaan saja, akan tetapi menjadikan MTQ itu sebagai sarana untuk bersilaturrahmi dengan peserta dan kaum muslimin dari luar daerah. Juga sebagai sarana untuk membumikan dan melastarikan ayat ayat Allah Swt.

Karena itu, dia meminta agar dalam pelaksanaannya nanti, para peserta menjaga etika dan tindak tanduk selama pelaksanaan  lomba. Kepada  para pembina kafilah,  Kahlil Asyari meminta agar benar benar memperhatikan masalah teknis dalam lomba, sehingga peserta dari Pamekasan bisa meraih prestasi yang baik.

Dan yang paling pokok, Khalil Asyari meminta agar para peserta MTQ dari Pamekasan tidak merasa terbebani dengan menjadi peserta MTQ ini. Sebab jika ada perasaan terbebani untuk meraih juara, bisa berakibat tidak baik kepada mental peserta.

“Berusaha dan belajar dengan normal dan penuh ikhlas karena Allah Swt. Apapun hasilnya terima. Karena yang paling diharapkan dalam MTQ ini bukan hanya prestasi atau raihan juara,  namun yang paling penting adalah kecintaan pada Alquran itu sendiri,”  jelasnya.

Kafilah MTQ dari Pamekasan antara lain terdiri dari peserta berjumlah 30 orang dari berbagai golongan dan 15 orang pembina dan ofisial lainnya. Kafilah ini dipimpin oleh Plt Sekdakab Pamekasan Mohammad Alwi SSos MSi. (mas/*)