Semua Jamaah Haji Indonesia Tiba di Makkah

Jamaah haji Indonesia saat berada di luar kompleks Masjidi Haram sedang menunggu bus Shalawat.

JEDDAH (global-news.co.id)-Fase kedatangan jamaah haji Indonesia di Makkah dari Madinah akan segera berakhir. Rilis data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Daker Makkah, sampai Sabtu (19/8/2017) malam Waktu Arab Saudi, tinggal 14 kloter di Madinah yang akan diberangkatkan ke Makkah.

“Fase kedatangan jamaah haji dari Madinah akan segera berakhir. Dimungkinkan, kedatangan terakhir di Makkah pada Minggu tengah malam,” ujar Kepala Daker Makkah Nasrullah Jasam, Minggu (20/8/2017) Waktu Arab Saudi.

Dengan berakhirnya fase kedatangan jamaah dari Madinah, maka Makkah akan fokus pada penerimaan jamaah dari Jeddah. Fase kedatangan dari Jeddah akan terus berlangsung hingga 27 Agustus mendatang.

Rilis data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Daker Makkah, sampai Sabtu (19/08) malam, tercatat sudah ada 352 kloter dengan 140.895 jamaah haji Indonesia yang sudah berada di Makkah. Jumlah ini terdiri dari 237 kloter jamaah yang datang dari Madinah dan 115 kloter jamaah yang datang dari Jeddah.

“Total jamaah yang sudah tiba di Tanah Suci sampai Sabtu malam sudah 383 kloter dengan 155.463 jamaah,” tuturnya.

Seiring dengan semakin padatnya jamaah haji di Kota Makkah, Nasrullah mengimbau agar jamaah dapat mengatur waktunya dengan baik saat akan beribadah di Masjidil Haram. Untuk menghindari kepadatan, jamaah diharapkan sudah berangkat ke Masjidil Haram lebih awal dan pulang lebih akhir. “Jamaah tidak perlu terburu-buru pulang karena layanan bus shalawat berlangsung selama 24 jam,” tandasnya.

Lebih dari itu, jamaah juga diimbau tidak memaksakan diri beribadah di Masjidil Haram. Harap memperhatikan kesehatannya. Untuk siang hari yang suhunya masih terbilang panas, hendaknya jamaah memanfaatkan fasilitas masjid yang ada di hotel masing-masing untuk mendengarkan taushiah dari pembimbing ibadah, membaca Al Quran, dan berzikir.

“Jamaah juga diimbau untuk mengurangi kegiatan di luar ibadah untuk menjaga kesehatan mengingat waktu wuquf yang merupakan inti ibadah haji tinggal 10 hari lagi,” pesannya.

“Daker Makkah juga mengantisipasi puncak kedatangan jamaah haji di Makkah dengan menambahkan personil linjam dari Madinah,” pungkasnya. * kmg