Reuni SMP 2 Pamekasan ‘79, Tak Mareh Kerrong

GN/Erfandi Putra
Para alumni memberikan bingkisan kepada para guru SMP 2 Pamekasan yang dulu pernah mengajar.

PAMEKASAN (global-news.co.id)-Reuni 38 tahun SMP 2 Pamekasan Angkatan 1979 yang berlangsung di halaman SMP 2, Jl. Balaikambang, Pamekasan, Madura, Minggu (20/8/2017) berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Setidaknya 100 lebih lulusan dari berbagai daerah memeriahkan acara tersebut.

Dari mereka itu tidak hanya datang dari Pamekasan, daerah Madura lainnya, tetapi juga datang dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang hingga Jakarta. Mereka tidak sedikit yang tidak bertemu lagi selepas mereka lulus, 38 tahun yang lalu.

Karena itu, meski sudah acara selesai, sejumlah lulusan yang dikomandani Ibu Ida dan Ibu Lely berburu kuliner khas Madura. Mereka lalu mendatangi “Warung Saripah” yang khas dengan biddeng pokak-nya. “Gitak mareh kerrong ka kancah (belum bisa melepas rindu pada teman, Madura Red). Ini kan ajang silaturrahin juga. Mumpung kita berkumpul ya puas-puaskan saja,” kata Ibu Ida yang tidak pernah absen bila ada reuni teman-temannya.

Padahal, kata Karsih, mereka-mereka sampai tak andi orak se ajoget ban anyanyi e panggung.  “Ya kapan lagi begini. Kita benar-benar kangen kepada teman. Memang ada beberapa teman yang sering bertemu, biasanya yang ada di Pamekasan. Hanya saja yang dari luar pulau kan jarang tak bertemu. Bahkan ada yang 38 tahun tak pernah ketemu. Ini kesempatan melepas kangen,” kata Karsih yang sibuk berjoget sambil berselfi ria.

Achmad Djumhari Gani, Ketua Panitia Reuni 38 Tahun lulusan SMP 2 Tahun 1979 mengatakan, lulusan SMP2 Tahun 1979 jumlahnya 247 orang dari 5 kelas. Dari mereka itu yang sudah meninggal 34 orang. “Saya perkirakan yang hadir ini ya sekitar 100. Cukup lumayan. Karena lulusan SMP 2 Tahun 1979 itu, bertebaran dimana-mana. Bahkan ada yang di Sumatera, Kalimantan dan lainnya.  Mungkin mereka sibuk dan ada hal-hal yang tak bisa ditinggalkan,” katanya.

Dalam acara yang dihadiri sejumlah mantan guru dan Kepala Sekolah SMP 2 Pamekasan H. Khosim tersebut diharapkan selanjutnya dapat memberikan kontribusi kepada SMP2 Pamekasan. “Saya berterima kasih dengan adanya reuni ini. Setidaknya mereka melihat lagi sekolah yang membesar mereka. “Saya mengusulkan agar dibentuk Ikatan Alumni SMP 2 Pamekasan,” katanya. Erfandi Putra