Polemik Patung di Tuban, Wagub Jatim: Harus Dilokalisasi

PATUNG DEWA: Tampak patung dewa Kongco Kwan Sing Tee Koen berdiri kokoh di kompleks Klenteng di Tuban yang menuai kontroversi. GN/CHUSNUL HUDA

SURABAYA (global-news.co.id)–Polemik keberadaan patung panglima perang Kwaan Sing Tee Koen yang berdiri di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban, akhirnya menyita perhatian Wakil Gubernur (Wagub) Jatim H Saifullah Yusuf. Kepada awak media, Gus Ipul sapaan akrab Wagub Jatim ini, meminta agar polemic soal patung tersebut segera diselesaikan.

Hal ini, kata Gus Ipul, agar tidak mematik reaksi masyarakat lebih luas. Di samping itu, untuk menjaga Jawa Timur tetap kondusif. “Saya sudah berkomunikasi dengan bupati dan Kapolres Tuban agar segera diselesaikan permasalahan yang terjadi,” kata Saifullah, kemarin.

Terkait dengan perizinan pembangunan patungnya sendiri, Saifullah mengaku sudah mendengar perihal perizinan patung ini. Namun katanya, karena masalah tersebut merupakan kewenangan daerah, maka dia berharap pemerintah daerah dan pihak terkait bisa segera menyelesaikannya. “Yang penting harus segera dilokalisasi,” ujarnya.

Pengurus Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban yang menjadi tempat berdirinya patung ini mengaku, tidak menginginkan patung dewa ini menjadi polemik yang mengancam kesatuan NKRI. Sebab itu, pengurus bersepakat untuk tidak banyak berkomentar menyikapi polemik ini.

“Saya no comment. Kami hanya ingin Indonesia damai,” kata Ketua Umum Tempat Ibadah Tri Dharma Klentang Kwan Sing Bio Tuban, Gunawan, saat dikonfirmasi, Senin (7/8/2017).

Tidak bisa dipungkiri, patung ini memang menimbulakan polemik di masyarakat di beberapa waktu terakhir. Meski umat khonghucu yang tergabung dalam Generasi Muda Khonghucu Indonesia telah menentang pembangunan patung tersebut, hal itu tak lantas meredakan pembahasan soal patungnya.

Sebelumnya, puluhan orang dari berbagai elemen menggelar aksi protes di depan gedung DPRD Jatim. Mereka mendesak supaya patung tersebut segera dirobohkan karena tidak terkait dengan histori sejarah bangsa Indonesia.

Diresmikan pada tanggal 17 Juli 2017, patung Kwan Seng Tee Koen di Kelenteng Tuban ini berdiri menjulang dengan tinggi lebih dari 30 meter, menghadap ke laut. Patung ini dinobatkan sebagai patung dewa Kongco Kwan Seng Tee Koen terbesar se-Asia Tenggara. * kcm, nas