Khofifah Klaim Didukung 5 Parpol Maju Pilgub Jatim

Khoifah Indar Parawansa mengklaim mendapat dukungan 5 partai maju Pilgub Jatim.

SURABAYA (global-news.co.id)–Peta dukungan terhadap kandidat calon gubernur (Cagub) Jawa Timur tampaknya mulai terpecah. Jika sebelumnya beredar isu jika hampir seluruh partai di Jatim, bakal menjatuhkan dukungannya kepada Saifullah Yusuf sebagai kandidat Cagub Jatim 2018, sehingga muncul wacana satu Cagub saja.

Namun wacana seperti itu tampaknya sudah tidak berlaku. Pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim nanti, Gus Ipul bakal mendapat lawan yang tangguh, yakni Khofifah Indar Parawansa. Khofifah yang kini masih menjabat Menteri Sosial (Mensos) ini pun mengklaim, jika dirinya telah mendapat dukungan dari 5 partai di Jatim.

Meski Khofifah enggan menjelaskan partai mana saja yang mendukungnya. Namun dari informasi yang beredar di lapangan, Khofifah akan didukung Gerindra, Golkar, PAN, PKS dan Nasdem.

“Ada beberapa partai, mungkin lebih dari separuh menyampaikan, kalau Mbak Khofifah maju kita mau mendukung tanpa syarat. Sudah begitu bahasanya. Jadi suasananya memang sangat berbeda,” kata Khofifah usai menghadiri doa dan zikir manaqib Syaikh Abdul Qadir Jailani di Pondok Pesantren Al Qodiri, Kabupaten Jember, Jatim, Jumat (4/8/2017).

Menurutnya suasana politik kali ini beda dengan Pilgub 2013, di mana Khofifah yang lebih banyak membangun komunikasi dukungan ke parpol, kali ini justru dirinya yang dipinang bahkan tanpa syarat.

“Menurut saya ada yang berbeda jauh kali ya. Kalau dulu saya berusaha membangun dukungan dari partai, lalu partainya dibikin dualisme-dualisme gitu. Tapi kalau sekarang mungkin lebih dari separuh (siap mengusung di Pilgub Jatim),” paparnya.

Ia menambahkan, sampai saat ini dirinya masih memegang mandat sebagai Menteri Sosial. “Jadi saya harus maksimalkan kinerja di Kementerian Sosial,” tukasnya.

Pada kemarin, Khofifah hadir di Jember untuk memantau secara langsung penyaluran bansos Program Keluarga Harapan (PKH) non tunai di Kecamatan Arjasa, serta menghadiri majelis dzikir dan doa bersama di Pondok Pesantren Al Qodiri. Khofifah hadir mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya hadir kesini untuk mewakili Bapak Presiden, yang rencananya akan hadir kesini, tapi karena ada kegiatan negara lain tidak bisa hadir. Beliau menyampaikan permintaan maaf,” terang Khofifah.

Di hari yang sama Khofifah juga memantau pencairan bansos PKH di Pendopo Kabupaten Bondowoso. Sedangkan hari ini Khofifah memantau pencairan PKH di Malang.

Walaupun sudah ada parpol yang siap mengusung dalam Pilgub Jatim, tetapi Khofifah belum menyatakan secara resmi maju dalam pilgub. Saat ini Khofifah masih menyamakan frekuensi dari ulama, pemuda dan tokoh masyarakat. * nas, ttl