Jatim Borong Penghargaan Lingkungan Hidup

MEMBANGGAKAN: Wagub Jatim Saifullah Yusuf bersalaman dengan Presiden Joko Widodo usai menerima penghargaan di Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Rabu (2/8/2017).

JAKARTA (global-news.co.id)-Warga Jawa Timur patut bangga setelah provinsi ini kembali menorehkan prestasi nasional di bidang lingkungan hidup. Kali ini, selain penghargaan Narwasita Tantra yang diraih Gubernur Jatim Soekarwo, sebanyak tiga  penghargaan Adipura Kencana juga diraih bupati/walikota di Jatim, satu penghargaan Kalpataru, dan satu penghargaan Adiwiyata.

Total penghargaan Adipura untuk Jatim ada 19 penghargaan, antara lain untuk Kabupaten Sidoarjo, Banyuwangi, Probolinggo, Kabupaten Malang, Pasuruan, Mojokerto, dan Tuban.

Pemberian  penghargaan tersebut disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya bersama Menko Perekonomian Darmin Nasution bertempat di Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Rabu (2/8/2017), disaksikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

Penghargaan Narwasita Tantra yang berupa satu piala bergilir dan satu piala tetap diterima oleh Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mewakili Gubernur Jatim Drs. H. Soekarwo. Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo itu berhalangan hadir sebab saat ini sedang melakukan promosi perdagangan dan investasi ke tiga negara di Eropa, yakni Italia, Jerman, dan Rusia.

Dari penjelasan yang disampaikan Siti Nurbaya, Nirwasita Tantra adalah penghargaan yang diberikan kepada kepala daerah atas kepemimpinannya dalam merumuskan dan menerapkan kebijakan dan atau program kerja sesuai dengan prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan guna memperbaiki kualitas lingkungan hidup di daerahnya. Penilaiannya dilakukan berdasarkan dokumen Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD), yang saat ini berganti menjadi Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD).

Sementara untuk penghargaan Adipura Kencana–level tertinggi dari penghargaan lingkungan dan kebersihan–dari enam kabupaten/kota di Indonesia, tiga di antaranya diraih oleh Jawa Timur, yakni Kota Surabaya, Kota Malang, dan Kabupaten Jombang. Penghargaan Adipura Kencana ini diberikan karena pemerintah kabupaten/kota tersebut minimal sudah tiga kali berturut-turut meraih penghargaan Adipura. Untuk penghargaan Adipura diraih oleh 23 Kab/Kota dan 5 berupa Sertifikat Adipura.

Sedangkan penerima penghargaan Kalpataru dari Jawa Timur adalah Kelompok Nelayan Samudera Bakti dari Banyuwangi dan penghargaan Adiwiyata diraih oleh SMPN 11 Surabaya.

Keberhasilan yang diraih Jatim kali ini mendapat tanggapan positif berbagai pihak. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya misalnya, menilai keberhasilan yang diraih Jatim kali ini  karena keberhasilan para stakeholder dalam memperbaiki kualitas lingkungan hidup.

“Dalam penerapan Program Adipura perlu dilakukan terobosan-terobosan baru yang mengarah pada peningkatan dampak positif dari program Adipura itu sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Presiden  Joko Widodo menekankan agar setiap stakeholder membuat terobosan baru dalam pengelolaan hutan.  Dan juga, harus dikelola dengan serius dan benar.

“Apabila dikelola dengan baik secara konsisten dan dilakukan secara terus-menerus  hasilnya akan bagus,” ujarnya.

Jokowi menjelaskan, Indonesia harus mencontoh pengelolaan hutan di negara lain seperti Swedia dan Finlandia. Ekonomi di kedua negara tersebut 80 persennya ditopang oleh pengelolaan hutan. Hal baik seperti itu, harus bisa diduplikasi dan diterapkan di Indonesia.

“Hutan harus bisa memakmurkan  dan mensejahterakan rakyat. Khususnya warga di sekitar hutan yang selama ini masih miskin, “ ungkapnya.

Sebelumnya, Pakde Karwo juga  meraih penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif (KDI) kategori Insfrastruktur dan Pembangunan dari media. * hud/sy