Gol Bunuh Diri Gerard Pique Rontokkan Barca

 

GN/Istimewa
Duel antara para pemain Barcelona dan Real Madrid dalam leg pertama Piala Spanyol, Senin (14/8/2017) dini hari.

BARCELONA (global-news.co.id)-Belum masuk kompetisi La Liga, namun klub jawara Spanyol, Barcelona FC sudah dipermalukan saat bermain di kandang sendiri. Berawal dari gol bunuh diri Gerard Pique, The Catalan bertekuk lutut di kaki Real Madrid dengan skor telak 1-3 dalam leg pertama ajang Piala Super Spanyol.

Posisi Barcelona kini terjepit setelah kekalahan tersebut. Sergio Busquets, midfielder Barcelona, pun sudah memabayangkan bakal betapa sulitnya membalikkan keadaan di markas Madrid, Santiago Bernabeu, Kamis (17/8/2017).

Barca wajib menang dengan minimal selisih tiga gol jika ingin membalikkan keadaan. Busquets pun mengakui itu akan jadi misi yang nyaris mustahil bagi Blaugrana.

“Hasilnya sudah ada dan tidak bisa diubah. Tapi saya pikir kami tidak buruk, kami bermain cukup baik dalam beberapa periode pertandingan dan menciptakan peluang lebih banyak daripada mereka, tapi kurang akurasi,” ujar Busquets seperti dilansir Sport. “Kami mendominasi permainan tapi mereka lebih tajam dan ketika kami memberi mereka ruang, mereka mematikan dalam serangan balik. Tidak ada gunanya beralasan, sekarang kami harus menatap ke depan,” ungkap Busquet

“Kami akan menghadapi pertandingan di Bernabeu di hari Rabu (Kamis waktu Indonesia Barat –red.). Itu adalah misi yang nyaris mustahil, akan sangat sulit untuk membalikkan keadaan tapi kami akan mencoba,” kata Busquets.

Sekadar diketahui, Barca kebobolan lebih dulu setelah Gerard Pique mencetak gol bunuh diri. Barca kemudian mampu menyamakan skor lewat eksekusi penalti Lionel Messi. Tapi Madrid mengembalikan keunggulannya melalui gol Cristiano Ronaldo. Barca seharusnya bisa memanfaatkan keuntungan ketika Madrid hanya bermain dengan 10 orang ketika Ronaldo dijatuhi sanksi keluar lapangan setelah menerima akumulasi dua kartu kuning pada menit ke-82. Namun itu justru tak terjadi. Madrid tetap mampu menambah gol lewat sepakan Marco Asensio.

Pelatih Barca, Ernesto Valverde, menyebut hasil negatif itu tak mencerminkan permainan Barca. Meski demikian, Valverde tak sepenuhnya kecewa dengan kekalahan itu. Sebab, dia menilai Barcelona tampil sesuai skenarionya. “Saya tak merasa kalau permainan kami jauh dengan Real Madrid seperti yang terlihat pada papan skor. Mereka mencetak tiga gol, tapi kami tampil bagus dan mampu menciptakan peluang demi peluang,” kata Valverde seperti dikutip Marca.

“Saya tak percaya kami kehilangan kemampuan mencetak gol, tapi mereka memang tampil klinikal. Mereka menjaga kami satu lawan satu kemudian mencetak gol yang luar biasa dan menjadikan skor 3-1,” ungkap dia. “Gol kedua cukup membuat kami menderita. Selamat buat mereka dan kami akan memperbaiki penampilan kami,” imbuh dia.

Sementara itu, posisi Real Madrid kian di atas angin untuk menuju juara Piala Spanyol> Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane menolak anggapan Madrid pasti akan juara.

“Dengan 10 pemain kami berjuang dan kami percaya akan meraih kemenangan di akhir laga,” kata pelatih Madrid itu usai pertandingan sebagaimana dilaporkan Marca. “Ini, bagaimana pun, hanyalah satu pertandingan dan masih ada leg kedua. “Kami memang gembira dengan hasilnya, tapi pertarungan belum selesai dan kami harus bermain lagi pada hari Rabu (Kamis),” ungkap Zidane. “Kami akan menikmati malam ini dan kemudian dari besok kami akan mulai bekerja kembali,” tandas Zidane.(faz)