Bahagianya Bocah Palestina Kunjungi Masjid Al Aqsa

GN/Istimewa Salah seorang anak melakukan sujud syukur dengan latar belakang bangunan Kubah Emas yang merupakan salah satu dari bangunan di kompleks Masjid Al Aqsa.

JERUSALEM (global-news.co.id)-Setidaknya 100 anak-anak berusia 8-14 tahun dalam kelompok yang digagas Badan PBB untuk Pengungsi Palestina di Gaza dan West Bank (UNRWA) diajak mengunjungi kompleks masjid Al-Aqsa di Yerusalem.

Anak-anak Gaza itu terlihat begitu gembira saat memasuki kompleks masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Momen itu sepertinya tidak ingin mereka lewatkan begitu saja. Ada yang berfoto selfie hingga melakukan sujud syukur di masjid dengan latar belakang Kubah Shakhrah (bangunan berkubah emas) yang merupakan bagian masjid Al Aqsa.

Seperti diberitakan CNN, Selasa (22/8/2017), sekelompok anak-anak tersebut terlihat bahagia begitu sampai di kompleks masjid suci umat Islam tersebut. Kegembiraan itu dibuktikan dengan berbagai ekspresi mulai dari selfie atau berswafoto menggunakan tongsis. Senyuman tidak terlepas dari raut wajah mereka.

Bagaimana mereka tidak berbahagia. Sekitar 100 anak-anak itu mengikuti kunjungan yang pertama kalinya digagas UNRWA bagi anak-anak Gaza untuk bepergian ke Yerusalem. Pergi keluar dari Gaza adalah hal pertama kali bagi anak-anak tersebut.

“Begitu melihat masjid Al-Aqsa, kami merasa sangat gembira. Kami salat di Al-Aqsa dan ada perasaan yang luar biasa. Sebelumnya kami mengira ini tidak mungkin. Kami sangat bahagia,” ungkap Hind Slameh Abu Hilu, salah satu anak yang datang ke Al-Aqsa.

“Saya harap ini bukan yang terakhir kalinya. Ini memang yang pertama dan saya berharap kami akan kembali datang ke tempat ini suatu saat nanti,” harap Hind.

Ungkapan kebahagiaan juga disampaikan oleh Ahmad Abus Almashayakeh (13). Remaja yang tinggal di kamp pengungsian Gaza ini begitu bahagia dapat menginjakkan kaki di Al-Aqsa. “Ini adalah tempat suci bagi muslim di seluruh dunia. Rasanya sangat luar biasa dan seperti melakukan hal baru di hidupmu,” kata Ahmad.

Sementara itu, guru yang menemani perjalanan anak-anak tersebut, Ragh Dahamdouna mengatakan banyak dari mereka yang begitu antusias. Sebab mereka tak pernah menyangka keinginan untuk melihat langsung Al-Aqsa dan kota Yerusalem dapat terwujud.

“Sepanjang perjalanan, banyak dari mereka yang mengatakan kepada saya. Saya tidak menyangka ini nyata. Akhirnya ini betul-betul jadi kenyataan. Anak-anak begitu gembira, begitu antusias,” kata Dahamdouna.

Kelompok anak-anak itu masuk ke Israel melalui daerah perbatasan Erez, Minggu (20/8/2017) siang. Mereka kemudian tiba di Yerusalem melalui pintu Lion di bagian untuk umat muslim.

Perlu diketahui, bangunan Kubah Emas sering dikelirukan dengan Jami’ Al Aqsha atau Masjid Al Qibli. Jami’ Al Aqsha adalah masjid berkubah biru yang menjadi bagian dari kompleks Masjid Al Aqsha sebelah selatan, sedangkan Masjidil Aqsha sendiri adalah nama dari kompleks tersebut, yang di dalamnya tidak hanya terdiri dari Jami’ Al Aqsha (bangunan berkubah biru) itu sendiri, tetapi juga Kubah Shakhrah (bangunan berkubah emas) dan berbagai situs lainnya.(cnn/faz)