Seekor Lumba-Lumba Ditemukan Mati di Pantai Mengare

TAMPAK seekor lumba-lumba terdampar di Pantai Mengare, Gresik, Senin (3/7/2017).

GRESIK (global-news.co.id)–Seekor ikan lumba-lumba kembali ditemukan mati di pinggir Pantai Mengare, Gresik, Senin (3/7/2017). Temuan seperti ini tidak hanya kali ini saja, kejadian serupa juga terjadi belasan tahun lalu atau sekitar tahun 1990-an.

Kala itu, tidak hanya ikan lumba-lumba saja, tapi ada juga beberapa ikan hiu tutul yang juga ikut terdampar. Ikan-ikan ini terbawa arus air pasang dan mengarah ke Pantai Mengare yang lokasinya berdekatan dengan laut lepas.

Lumba-lumba berukuran sekitar 2 meter yang ditemukan mati di pinggir Pantai Mengare, tepatnya tak jauh dari pos nelayan Tajung Kemuken, Dusun Karangliman, Desa Kramat, Kecamatan Bungah, Gresik. Saat ditemukan kondisi lumba-lumba yang terdampar tersebut sudah menggelembung dengan isi perut beberapa sudah terburai keluar. Baunya juga sudah tak lagi sedap.

“Sebenarnya saya sudah ketemu dengan ikan itu kemarin, posisinya agak di tengah (laut). Mungkin kena air pasang, jadi sekarang terdampar di sini,” ujar salah seorang nelayan desa setempat, Kamil (43), Senin (3/7/2017).

Menurut Kamil, dirinya maupun para nelayan setempat memang beberapa kali menemukan ikan seperti lumba-lumba itu saat menjalankan profesinya menangkap ikan di tengah laut.

“Kalau warga di sini, bisa menyebutnya ikan kempus, bukan lumba-lumba. Beberapa kali juga saya maupun mungkin nelayan lain di sini melihat saat di tengah, kadang berjumlah empat atau tiga. Tapi itu tidak bisa dipastikan, belum tentu juga dalam satu tahun bisa ketemu,” ungkapnya.

Pantai Mengare langsung berbatasan dengan laut bebas, yang berhadapan dengan Pulau Madura. Para warga di sana juga mayoritas menggeluti profesi sebagai nelayan dan petambak, yang biasa pula mencari ikan sampai ke perairan Pulau Madura.

“Tak hanya model seperti itu. Tapi kami juga sempat menjumpai model lain, seperti ikan Hiu Tutul dan sejenisnya. Malah kadang ada juga yang tersangkut dijaring. Tapi biasanya kami lepas kembali, karena ikan-ikan besar itu malah merusak jaring,” kata Abdul Wakid (61), salah seorang nelayan Dusun Karangliman.

Sebelumnya, seekor Hiu Tutul sepanjang empat meter juga sempat terdampar di Perairan Gresik, pada bulan lalu, tepatnya ditemukan para nelayan di Kelurahan Kroman, Gresik dan sempat menjadi tontonan warga sekitar. * kcm, sep