Salat Menghadap Matahari, Elah Janjikan Muridnya Masuk Surga

SUMEDANG (global-news.co.id)-Beragam cara dilakukan Elah pimpinan aliran menyimpang yang mengajarkan cara salat menghadap matahari diikuti masyarakat. Selain menjanjikan kepada para pengikutnya untuk masuk surga, ajaran ini dihembuskan berasal dari cara salat Nabi Muhammad.

Tidak hanya itu, perempuan warga Kampung Bojong, Desa Cipacing, Sumedang, Jawa Barat ini juga mengajarkan cara salat yang juga bisa dilakukan di kasur maupun di lantai asalkan tetap menghadap matahari. Ajaran menyimpang Elah ini pun diakui mantan murid Elah, Ineu Lestari (13).

Bersama 11 murid Elah yang lain, Ineu yang kini duduk di bangku SMP ini mengaku, diajak salat dengan tingkat laku yang aneh, yakni dengan menghadap ke matahari. Ineu ingat betul saat Elah memintanya melaksanakan salat dengan perintah tidak lazim. “Pas mau ikut salat, Ibu (Elah) bilang, ‘Salat itu tidak harus menghadap kiblat, ikuti arah matahari’,” kata Ineu mengikuti ucapan Elah saat itu.

Setelah mendapat ajaran seperti itu, Ineu sempat mengikuti perintah guru mengajinya tersebut dengan salat mengarah ke matahari (arah timur). Kisah lainnya, Ineu merasa aneh atas perilaku Elah yang lagi-lagi tidak lazim. “Kata Ibu (Elah), salat tidak harus di lantai, tapi di kasur juga bisa. Saya sering lihat Ibu salat di kasur dan menghadap arah matahari,” ucap Ineu, Sabtu (15/7/2017).

Ineu pun mengaku bingung dengan ajaran Elah. Sejak ada hal yang janggal, sekitar setengah tahun lalu, Ineu memilih berhenti mengaji bersama Elah. Karena saat menerima pendidikan agama di sekolah, Inue mengatakan, ajarannya berbeda sekali dengan yang disampaikan gurunya di sekolah.

Ia bahkan pernah membandingkan ajaran yang disampaikan guru dengan apa yang diperintah Elah. Namun Elah kerap mengelak. “Kalau dibandingkan atau kami nanya, Bu Elah bilangnya kalau dia itu nggak sekolah,” tutur Ineu.

Hal senada juga disampaikan murid Elah yang lain. Anisa Salsa Kinati (14). Gadis kampung Bojong, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang ini mengaku, sempat dijanjikan oleh Elah masuk surga jika mengikuti ajarannya. “Awalnya saya diajarkan cerita tentang Nabi Muhammad, tentang Islam keturunan. Syarat masuk Islam harus membaca syahadat dulu. Kalau belum baca syahadat, itu kafir, belum masuk Islam,” kata Anisa, Sabtu (15/7/2017).

Anisa yang sudah tidak mengikuti pengajian di rumah milik Elah selama satu tahun terakhir ini, menceritakan pengalamannya setelah disyahadatkan oleh Elah. “Ibu Elah bilang, ‘Kalau menghadapi hari kiamat, umat Islam akan dipecah 73 golongan, nanti akan ada satu yang masuk surga’,” ujarnya.

Anisa sempat bertanya kepada Elah soal siapa yang akan masuk surga. Kepada para muridnya, Elah memastikan mereka semua akan masuk surga. “Ibu Elah jawabnya, ‘Ahlus sunnah wal jamaah, siapa itu? Semua jamaah Ibu yang ada di sini. Ibu yakin kalian semua bakal masuk surga’,” tutur Anis menirukan ucapan Elah kala itu. * dtk, nas