Polda Jatim Waspadai Anggota ISIS Masuk Wilayah Madura

KAPOLDA Jatim Irjen Pol Machfud Arifin menginstruksikan agar semua anggota kepolisian mewaspadai ISIS masuk wilayah Madura.

SURABAYA (global-news.co.id)-Kabar munculnya anggota jaringan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) masuk di wilayah Madura, langsung mendapat respon serius dari Polda Jatim. Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin pun langsung mengingatkan anggota Polri di daerah untuk selalu meningkatkan kewaspadaannya.

Pasalnya, kabar yang beredar anggota ISIS ini tidak hanya melakukan tindak teror, tapi juga melakukan perekrutan dan menyebarkan ideology ISIS. Tidak hanya itu, pelaku teror juga akan melakukan tindakan amaliyah atau balas dendam dengan modus kecelakaan lalu lintas di malam hari.

Disebutkan juga adanya seorang mahasiswa yang juga seorang fotografer asal Pontianak, yang berinisial MAN, dicurigai bergabung dengan ISIS sejak 2014. MAN yang fotonya sedang menenteng senjata itu dikabarkan masuk ke wilayah Sumenep, Madura.

“Kapolda memang mengingatkan jajaran untuk tingkatkan kewaspadaan bukan hanya yang bersangkutan tapi juga untuk semua,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Senin (3/7/2017).

Kapolda juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai keberadaan orang asing atau tak dikenal yang masuk ke wilayahnya. “Laporkan ke polisi terdekat bila mencurigai orang yang tak dikenal,” kata Barung.

Sementara itu, kewaspadaan atas keberadaan anggota ISIS di wilayah Sumenep mulai diantisipasi jajaran Polres Sumenep. Kapolres Sumenep AKBP H Joseph Ananta Pinora mengaku, telah mendapatkan informasi yang menyebar secara berantai itu.

“Belum jelas sumbernya dari mana, tetapi kita sudah melakukan kewaspadaan sejak lama. Ada informasi itu atau tidak, anggota di lapangan sudah ekstra waspada sesuai instruksi Kapolda Jatim,” kata Joseph, Senin (3/7/2017).

Ia juga telah menyebar anggotanya untuk menelusuri ke kebenaran informasi itu. Jika ada orang yang tak dikenal dan wajahnya mirip dengan foto yang beredar akan diamankan. “Anggota kita pasang mata dan telinga, jika menemukan tangkap langsung. Tapi yang pasti sampai saat ini situasi keamanan di Sumenep terkendali dan kondusif,” tandasnya. * dtk, nas