PETRO AGRIFOOD EXPO 2017, Wadah Ekspos Hasil Riset dan Agrowisata

 

GN/Asepta Y Permana
Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia, Prof. Bungaran Saragih saat petik buah di PAE 2017.

GRESIK (global-news.co.id)-PT Petrokimia Gresik (PG) menggelar Petro Agrifood Expo (PAE) 2017 di area Kebun Percobaan (Buncop). Acara yang diadakan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) PG ke-45 dan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72 itu dibuka untuk masyarakat umum selama tiga hari, yaitu tanggal 21 hingga 23 Juli 2017.

Panitia Penyelenggara PAE 2017, Purwadi dalam laporannya saat pembukaan Jumat (21/7/2017) mengatakan, PAE diselenggarakan dengan tujuan mengekspos hasil riset PG maupun produk unggulan petani binaan. Selain itu juga memamerkan hasil teknologi pertanian yang dikembangkan PG.

Peserta bazar PAE sebanyak 62 stan, yang terdiri dari stan PT Pupuk Indonesia (Persero) atau PI, stan perusahaan swasta yang bergerak di bidang agribisnis, stan produk unggulan dari petani binaan PG, stan Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Gresik, maupun stan anak perusahaan PG. PAE juga memamerkan produk inovasi, panen petik buah dan sayur, sekaligus pelatihan hidroponik dan composting. Di area Buncop juga ditampilkan percontohan metode tanam dengan sejumlah metode irigasi, serta percontohan hidroponik pada komoditas sayuran.

PAE ini juga diadakan sebagai sarana agrowisata masyarakat Gresik dan sekitarnya. Di Buncop banyak sarana yang tersedia antara lain lahan praktik bercocok tanam, kebun sayuran dataran rendah, kebun aneka buah, aneka tanaman hias dan tanaman langka, penggemukan sapi, kolam pemeliharaan ikan, unit-unit pabrik pupuk Petroganik, pabrik pupuk hayati, pabrik bioproses, dan sarana laboratorium uji.

Direktur Utama (Dirut) PG, Nugroho Christijanto dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan riset di PG selain ditujukan pada inovasi dan pengembangan pupuk juga melakukan pengembangan probiotik untuk perikanan, ternak unggas, rumasia, pengembangan benih tanaman pangan hortikultura, serta pengolahan hasil tanaman. PG selalu berusaha mendiversikan bidang usahanya, sehingga semaksimal mungkin dapat mencakup seluruh subsistem dalam kegiatan pertanian dari hulu hingga hilir.

Dengan terselenggaranya PAE 2017, diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi praktisi di duna pertanian baik di subsistem hulu, on farm, maupun di subsistem hilir. PAE ini juga diharapkan dapat menjadi ajang pertukaran informasi tentang teknologi di dunia pertanian.

“Kegiatan ini dibuka untuk masyarakat umum agar bisa melihat lebih dekat berbagai upaya yang dilakukan PG untuk memberikan layanan terbaik kepada konsumennya,” ujar Dirut.

Direktur Teknologi PI, M Djoham Safri mewakili Dirut PI, Aas Asikin Idat mengapresiasi pelaksanaan PAE yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini diharapkan menjadi wahana untuk saling berbagi ilmu dan membangkitkan semangat inovasi para insan industri pupuk, serta masyarakat yang berkecimpung dalam bidang pangan.

PAE 2017 diharapkan bisa kembali menjadi wadah edukasi petani mengenai pentingnya pemupukan berimbang. Berbagai hasil unggulan dari petani binaan yang diekspos dapat memotivasi petani lainnya untuk menerapkan teknologi budidaya dan pemupukan yang tepat dan benar. Dengan digelarnya PAE, diyakini peran aktif PI Group dalam memajukan sektor pertanian dapat terwujud nyata.

Komisaris Utama (Komut) PI, Prof. Bungaran Saragih berharap PAE bisa menjadi Public Relation (PR) dan menjadi wadah untuk menampung kritikan dari masyarakat, sehingga dapat diketahui apakah hasil riset PG memang bermanfaat dan dibutuhkan para petani atau sebaliknya. Sebagai PAE juga diharapkan menjadi media untuk networking.

Dalam pembukaan PAE ini juga dilaksanakan penandatanganan kerjasama riset uji aplikasi antara PG dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Serpong. Kerjasama ini terkait pengembangan zat pemacu klorofil untuk tanaman pangan yang nantinya dapat dikembangkan menjadi produk di PG.adv/sep