Heboh Video Siswi SD Di-Bully Pelajar SMP di Thamrin City Viral di Medsos

Sepenggal video siswi di-bully yang menjadi viral di Medsos. Tampak korban dijambak dan dipukul siswi SMP, di Thamrin City, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (14/7/2017).

JAKARTA (global-news.co.id)-Dunia pendidikan kembali dibikin heboh video pelajar melakukan aksi bully. Setelah video mahasiswa berkebutuhan khusus di-bully di Kampus Gunadarma viral di media social, kini aksi bully kembali terjadi di Jakarta. Kali ini seorang siswi sekolah dasar (SD) di-bully sekelompok pelajar SMP di Thamrin City, lantai 3A, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (14/7/2017) lalu.

Video yang beredar di media sosial sejak Minggu (16/7/2017) kemarin ini, kini menjadi perbincangan banyak orang, dan mencoreng dunia pendidikan. Dalam rekaman video tersebut, tampak dua orang siswa menggunakan seragam SMP berwarna putih-biru mem-bully temannya yang mengenakan seragam berwarna putih-putih yang masih duduk di bangku kelas VI SD.

Layaknya sedang beradegan di sinetron, teman-temannya yang merekam tampak memberi aba-aba sebelum aksi bully dilakukan. Setelah itu, baru tampak seorang siswi SMP langsung menjambak, hingga tersungkur ke lantai. Aksi bully inipun dilanjutkan oleh siswa SMP lainnya dengan memukul korban.

Setelah melakukan mem-bully, keduanya meminta korban mencium tangan mereka. “Sekarang foto yuk semua yuk, tu dua tiga,” kata seorang siswa dalam rekaman video tersebut yang memberikan aba-aba sebelum memotret korban yang disuruh mencium tangan temannya.

Tidak cukup disitu saja, siswa yang di-bully itu juga diminta bersujud dan mencium kaki mereka. Ironisnya, peristiwa tersebut direkam oleh beberapa siswa lain yang juga berada di tempat kejadian.

Video aksi tak terpuji pelajar ini diunggah oleh akun istagram @lambe_turah. Video tersebut lantas viral dan membuat netizen beramai-ramai mengecam aksi bullying tersebut. Total ada 34 ribu lebih warganet yang berkomentar di postingan di Istagram itu.

Kasus bully yang sudah menjadi viral ini sedang ditangani Polsek Tanah Abang, setelah korban bully melaporkan peristiwa tersebut ke polisi, Jumat (17/7/2017) pukul 23.30 WIB. Saat itu pula polisi langsung melakukan visum terhadap korban di RSCM guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Mustakim membenarkan peristiwa tersebut terjadi di Thamrin City, lantai 3A, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, Jumat (14/7/2017) lalu.

“Itu benar, kejadian itu, jadi peristiwanya itu sekitar jam 13.30 WIB di Thamrin City, lantai 3. Di situ memang kios-kiosnya kosong, lantai 3A itu memang tidak dipakai untuk dagang,” kata Mustakim saat dimintai konfirmasi, Senin (17/7/2017).

Mustaqim menyatakan peristiwa bully itu melibatkan pelaku yang merupakan siswi SMP kelas I dan korban siswi SD kelas VI. Mustaqim juga menjelaskan, kejadian tersebut berawal karena korban cekcok mulut dengan salah satu pelaku. Pada hari berikutnya, korban pun dihadang lalu dibawa ke lokasi tersebut.

“Awal mulanya antara korban cekcok mulut sama salah satu terduga pelaku yang cewek. Di hari berikutnya korban dihadang di dekat sekolah dan disuruh datang ke Thamrin City, lalu di sana sudah ada teman-teman pelaku yang nunggu, lalu dilakukan perbuatan dengan kekerasan seperti itu, ada laki-laki dan perempuan yang melakukannya,” papar Mustaqim. * dtk, okz, nas