Grand Final NU Jatim Award 2017, Gerindra Sumbang Mobil

Sekretaris DPD Partai Gerindra H Anwar Sadad (kiri) saat menghadiri grand final NU Jatim Award di lantai III gedung PWNU Jatim, di Surabaya, Selasa (18/7/2017).

SURABAYA (global-news.co.id)–Grand Final NU Award 2017 yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, di lantai III gedung PWNU Jatim, Selasa (18/7/2017) kemarin, tidak hanya menjadi ajang promosi keunggulan program Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jatim. Ajang bergengsi yang digelar untuk kedua kalinya ini, juga menjadi ajang jor-joran bagi Partai Politik (Parpol) untuk menyumbang hadiah.

Jika PDIP, PKB dan PPP hanya memberikan bantuan sepeda motor sebagai hadiah bagi pemenang NU Jatim Award, Partai Gerindra ternyata justru memberikan sumbangan sebuah mobil sebagai hadiah utama NU Jatim Award. Pemberian sumbangan hadiah berupa kendaraan bermotor ini, disampaikan Ketua PWNU Jatim, KH Hasan Mutawakkil Alallah dalam sambutannya, Selasa (18/7/2018).

“Ini ada hadiah mobil yang dipersembahkan Bapak Soepriyatno, ketua DPD Partai Gerindra Jatim,” ungkap Kiai Mutawakkil.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Zainul Hasan, Genggong, Probolinggo itu menegaskan, jika kegiatan ini tidak menitikberatkan pada kemenangan maupun hadiah. Namun lebih pada peningkatan kualitas organisasi dalam mengabdi kepada masyarakat.

“Pemberian NU Jatim Award ini untuk memberikan semangat kepada seluruh PCNU di Jawa timur. Bukan persoalan siapa yang menang, siapa yang juara. Lebih dari itu adalah sejauh mana organisasi ini memberikan manfaat kepada umat sebagaimana yang digariskan para pendiri NU,” paparnya.

Menurut Kiai Mutawakkil, pengurus NU harus mampu memberdayakan organisasi dengan maksimal, baik dan benar. Bukan hanya sisi administrasi saja, melainkan program organisasi harus berjalan dan memiliki manfaat kepada umat.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad yang juga kader NU mengatakan, kegiatan ini sangat positif, karena tiap-tiap pengurus cabang bisa saling bertukar informasi dan program sesuai dengan potensi masing-masing. “Gerindra sangat mendukung,” kata Sadad yang juga anggota Komisi C DPRD Jatim tersebut.

Sadad yang juga menjadi salah seorang tim juri penilai nominator mengaku terkaget-kaget, karena program-program yang telah dilaksanakan PCNU di daerah-daerah sangat maju. “Di Pasuruan, Ponorogo, dan Sidoarjo, programnya sangat baik. Untuk program pemberdayaan umatnya sangat bagus, dan layak untuk bersinergi dengan pemerintah setempat,” katanya.

Sementara dalam NU Jatim Award kemarin, tercatat ada enam PCNU yang masuk nominasi kategori umum, yakni PCNU Blitar (juara bertahan), Pasuruan, Ponorogo, Magetan, Sidoarjo dan Lamongan.

Sedangkan untuk nominasi khusus pendidikan adalah PCNU Blitar, Sidoarjo dan Babat. Lalu, untuk nominasi kesehatan, secara berturut-turut ada PCNU Sidoarjo, Jombang, Ponorogo dan Banyuwangi.

Untuk nominasi pengkaderan dan penguatan Aswaja adalah Magetan dan Lamongan. Sedangkan nominasi Ekonomi Keumatan adalah Ponorogo, Pasuruan, Babat, Sidoarjo, Magetan dan Pamekasan. Terakhir, Terakhir, untuk aspirasi politik ke-NU-an adalah Banyuwangi dan Pasuruan. * nas