Cari ‘Burger King’, ke Plaza Surabaya Saja!

GN/F. Al Aziz
Plaza Surabaya dipilih Burger King mendekati konsumen di Surabaya.

BURGER King kini hadir di Plaza Surabaya, gerai makanan raksasa asal Amerika Serikat, menambah satu gerainya di Kota Surabaya. Dan Plaza Surabaya dipilih sebagai lokasi gerai terbaru yang mulai soft opening, Rabu (21/6/2017) siang.

Terletak di pintu masuk bagian barat Plaza Surabaya, gerai  Burger King  menyediakan tempat makan dengan suasana yang nyaman lagi santai bagi pengunjung pusat perbelanjaan yang ada di jantung kota Surabaya ini.

Bagi pengunjung yang ingin tetap menikmati sajian tanpa harus mematikan asap rokok atau menikmati suasana di luar ruangan berpendingin, Burger King Plaza Surabaya sudah menyediakan meja di area outdoor di depan pintu masuk pintu barat.

Luas area outdoor lebih luas dibandingkan area di dalam ruangan. area outdoor memiliki luasan 61,8 meter persegi. Sedangkan  area indoor 35,5 meter persegi. Menu yang disajikan adalah andalan Burger King yang banyak disukai dan dipesan pengunjung seperti burger whopper. Bukan hanya itu, Burger King juga menyediakan menu paket nasi dan ayam yang selama ini juga amat digemari pengunjung.

Sementara itu, Adhi Christianto, Direktur PT Bayu Beringin Lestari sebagai pengelola Plasa Surabaya, mengatakan, kehadiran Burger King di Plaza Surabaya untuk melengkapi kebutuhan konsumennya. “Konsumen adalah raja dan perlu untuk dimanjakan agar merasa nyaman dan betah tinggal di mal sesuai konsep mal sebagai rumah kedua bagi keluarga,” kata Adhi Christianto.

Hadirnya Burger King, kata Adhi Christianto, kian melengkapi mal Plaza Surabaya dan ikut menyemarakkan area mal yang terletak di jantung kota ini.

Selama libur Lebaran, mal ini tetap buka seperti biasa dan memberikan layanan dan kelengkapan bagi pengunjung untuk menikmati suasana dan sarana yang diberikan manajemen.

Filosofi Jawa

Pada bagian lain, Adhi mengingatkan tentang filosofi Jawa. Ada pesan Jawa salah satunya Ojo Dumeh, Eling lan Waspodo, Gemah Ripah Loh Jinawi, Tata Tentrem Kerta Raharja.

“Sederhana, tapi makna dan artinya sangat bermanfaat,” tutur Adhi. “Filosofi Jawa harusnya dilestarikan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dipahami, karena arti dan manfaatnya begitu banyak. Oleh karena itu, budaya dan peribahasa Jawa sebagai warga negara Indonesia yang baik harus melestarikan,” tambahnya.

Pusat perbelanjaan Plaza Surabaya sendiri  menggunakan konsep filosofi Jawa dan menempel di mana-mana. “Gunanya untuk mengingat pada diri kita semuanya. Budaya Jawa sebenarnya sangat baik dengan kemajuan teknologi dan kehidupan yang serba modern ini. Budaya sudah ditinggalkan oleh generasi muda kita,” ungkapnya.

“Kita sangat prihatin karena budaya Jawa banyak yang ditinggalkan dan tidak diajarkan, khususnya budi pekertinya,” kata pria kelahiran Semarang ini. adv/faz