Besok, CJH Kloter Pertama Diberangkatkan ke Tanah Suci

Calon Jamaah Haji saat masuk AHES untuk jalani karantina sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

SURABAYA (global-news.co.id)-Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Jumat (28/7/2017) besok, mulai memberangkatkan calon jamaah haji (CJH) ke Tanah Suci. Sesuai jadwal dari Siskohat Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur, kelompok terbang (Kloter) pertama yang akan diberangkatkan berasal dari Kediri.

“Kelompok terbang (kloter) pertama jumlah CJH yaitu 1.335 orang. Jumat mereka akan berangkat dan dilepas langsung oleh Gubernur Jatim Soekarwo,” kata Kepala Bagian Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur, Markus, Kamis (27/7/2017).

Kloter pertama bakal diberangkatkan dari Bandara Internasional Juanda Surabaya sekitar pukul 10.00 WIB, menggunakan pesawat Saudi Arabaian Airlines (SAA) dan diperkirakan tiba bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah pada 16.20 waktu setempat.

Di hari yang sama, AHES juga akan menerbangkan dua kloter yang juga sama-sama dari Kediri, dan Surabaya. Sesuai data dari Siskohat Jatim, kloter kedua berjumlah 445 orang berasal dari Kediri, akan diberangkatkan pukul 13.00 WIB, dan tiba di AMMA Madinah pukul 19.50 waktu setempat.

Sedangkan kloter ketiga berjumlah 445 orang. Sebanyak 358 orang berasal dari Kediri, dan 87 orang dari Surabaya. Mereka akan diberangkatkan pukul 15.00 WIB, dan tiba di AMAA Madinah pukul 20.45 waktu setempat.

Namun dari ratusan CJH asal Kabupaten Kediri, tercatat masih ada 173 orang yang tertunda keberangkatannya gara-gara visa haji mereka sampai saat ini belum juga rampung. Salah satunya yaitu, Nasrul Ummah dari Desa Ploso, Kecamatan Mojo, dan juga Muklas, asal Grogol ini.

Muklas yang tiba di pendapa Pemkab Mojokerto, terpaksa kembali ke rumah, setelah mengetahui visanya belum jadi. Padahal Muklas telah bersiap diri untuk berangkat bersama para jamaah lainnya. “Dari penjelasan tadi, ada persoalan visa dari kedutaan. Ada banyak yang tertunda berangkat,” ungkap Muklas, yang juga sudah pernah berhaji ini.

Masyuri Ikhsan, Wakil Bupati Kediri mengatakan, para CJH yang tertunda pemberangkatannya karena persoalan visa dari kedutaan. Bahkan, dirinya bersama keluarga bagian dari jamaah yang tertunda berangkat.

“Karena ini kloter pertama, sehingga wajar apabila persiapannya ini ada kendal. Bahkan, saya sendiri juga tertunda berangkat. Tetapi tadi kami sudah telpon Kanwil Jawa Timur. Kami jamin besok semua yang tertunda bisa berangkat,” jelas Masykuri.

Terkait terlambatan visa haji ini, Plh Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Kediri, Abul Kholiq Nawawi menyebut, ada beberapa faktor penyebab diantaranya, pelunasan biaya haji belakangan dan jamaah haji udzur yang diprioritaskan. Namun demikian, pihaknya memastikan bahwa seluruh CJH yang batal berangkat besok akan diberangkatkan menyusul kloter empat, Sabtu (29/7/2017). * bej, nas