BBM Selama Arus Mudik-Balik di Jatim Naik 24 Persen

Kebutuhan BBM jenis Premium, Pertalite dan Pertamax mengalami kenaikan 24 persen selama lebaran 2017 di Jatim.

SURABAYA (global-news.co.id)-Kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) selama arus mudik dan balik lebaran di Jawa Timur tahun ini, mengalami kenaikan. Dari catatan PT Pertamina Marketing Operation Region V, selama H-7 hingga H+7 lebaran, total gasoline (premium, pertamax, pertamax turbo dan pertalite) mengalami kenaikan sekitar 24% di atas konsumsi normal yang biasanya 12.032 kiloliter/hari.

Namun secara nasional kebutuhan BBM jenis premium naik sebanyak 12%. “Pada masa Lebaran naik menjadi rata-rata 14.942 kiloliter/hari,” kata Heppy Wulansari, Area Manager Communication & Relations Jatimbalinus, PT Pertamina Marketing Operation Region V, Senin (3/7/2017).

Secara persentase, peningkatan tertinggi terjadi pada produk pertamax yaitu 42% di atas normal, disusul pertamax turbo sebesar 34% dan pertalite 27%. Premium hanya mengalami kenaikan sebesar 6%.  Untuk produk gasoil (solar, pertamina dex dan dexlite) secara umum mengalami penurunan hingga 34%.

Penurunan ini dipengaruhi secara signifikan konsumsi solar yang turun sebesar 35% (konsumsi normal 5.105 kilokiter/hari, selama masa Lebaran menjadi 3.310 kiloliter per hari). Meskipun demikian, untuk pertamina dex dan dexlite mengalami peningkatan konsumsi masing-masing sebesar 26% dan 24% di atas normal, namun secara volume masih jauh di bawah solar.

“Penurunan solar terkait dengan larangan beroperasi kendaraan berat menjelang dan pasca Lebaran,” ungkap Heppy.

Konsumsi LPG 3 kg mengalami peningkatan sebesar 16% seiring penambahan penyaluran yang diberikan pada saat menjelang Lebaran dan menjelang Lebaran Ketupat. Secara volume besarannya mencapai 105.635 metrik ton.

Untuk LPG nonsubsidi mengalami peningkatan 6% dari konsumsi normal. Secara volume sekitar 6.500 metrik ton. “Kami berterima kasih kepada seluruh pemerintah daerah/instansi, aparat, perbankan dan Hiswana Migas atas kerja sama yang baik sehingga penyaluran BBM dan LPG pada masa Lebaran di wilayah Jawa Timur berjalan lancar,” kata Heppy.

Stok BBM dan LPG di wilayah Jatim dalam kondisi aman. Pada minggu ini diprediksi konsumsi sudah kembali normal. * nas