Pemprov Restrukturisasi Pendidikan Siapkan SMK jadi BLUD

Pelajar SMK saat sedang praktik membuat karya dibidang elektronik.

SURABAYA (global-news.co.id)-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur akan melakukan restrukturisasi pendidikan di Jatim, khususnya di tingkat SMA/SMK. Di antaranya, dengan meningkatkan kualitas pendidikan di Jatim, melalui penciptaan manajemen standar pendidikan yang sama antarsekolah baik di wilayah tengah maupun pinggiran.

“Jadi ke depan tidak ada lagi istilah sekolah pinggiran dan sekolah tengah,” harap Gubernur Jatim Soekarwo, Jumat kemarin.

Selain itu, lanjut Pakde Karwo sapaan Gubernur Jatim, menerapkan sistem online dan transparansi dalam sistem administrasi pendidikan, seperti kenaikan pangkat bagi guru. Sistem ini dilakukan untuk mengurangi tatap muka, sehingga terhindar dari praktek pungutan liar. Misalnya, soal kenaikan pangkat bisa dikirim melalui pos.

“Jadi orang tidak harus ketemu orang untuk membahas soal kenaikan pangkat,” katanya.

Restruktursasi yang lainnya adalah mendorong SMK menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Misalnya, SMK membuat pelatihan yang dijual kepada pihak luar, seperti pelatihan perhotelan, membatik atau mendesain baju. “Bisa juga SMK nanti membuat pelatihan jangka pendek enam bulan dengan memanfaatkan Balai Latihan Kerja/BLK,” terangnya.

Lebih lanjut, Pakde Karwo juga mengusulkan agar perguruan tinggi menjadi mentor di bidang vokasional. Terutama dalam hal akreditasi SMK swasta. Saat ini, lanjutnya, dari total 1700-an SMK swasta di Jatim, baru sekitar 20 persen yang terakreditasi, sisanya belum.

“Untuk itu kita akan minta fakultas teknik di perguruan tinggi untuk mengampu SMK yang tidak memenuhi syarat pendidikan vokasional atau belum terakreditasi ini, katanya. * nas