Buka Operasi Ramadniya, Bupati Fokus Stabilitas Harga Pangan 

GN/Istimewa
Bupati Syafii tengah mencoba mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran.

PAMEKASAN (global-news.co.id)-Bupati Pamekasan Achmad Syafii, Senin (19/6/2017) kemarin, membuka secara resmi pelaksanaan Operasi Ramadniya. Operasi yang dilakukan khusus untuk mengamankan dan menjaga situasi ketertiban dalam menghadapi Idul Fitri ini dilakukan melalui upacara gelar Pasukan di Mapolres, Jalan Stadion Pamekasan.

Dalam sambutannya pada upacara pembukaan operasi tersebut, Syafii mengatakan Operasi Ramadniya tahun ini akan difokuskan pada dua persoalan penting yakni masalah pencegahan dan penanganan laka lantas dan masalah stabilitas harga pangan dan keamanan rumah tangga masyarakat.

Dalam pembukaan operasi yang juga dihadiri oleh Kapolres AKBP Nowo Hadi Nugroho dan Dandim 0826/Pamekasan Letkol Inf Nuryanto juga dilakukan pengecekan terhadap kondisi kendaraan yang akan digunakan selama operasi.

Syafii menjelaskan, pada aspek pencegahan dan penanganan laka lantas,  operasi ini akan dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1438 H. “Biasanya yang banyak kalau situasi seperti ini adalah laka lantas. Jadi kami sudah mempersiapkan untuk pencegahan hal-hal semacam itu. Termasuk mempersiapkan perawatan kesehatan,” ungkapnya.

Selain fokus pada pencegahan dan penanganan laka lantas, Syafii juga menyampaikan dua hal lain yang perlu diperhatikan ketika masa arus mudik dan balik Lebaran. Yaitu stabilitas harga pangan dan keamanan rumah yang ditinggal penghuni. Karena itu dia mengaku timnya dari Pemkab Pamekasan  sudah melakukan pemantauan atas kondisi stabilitas harga pangan tersebut jauh jauh hari sebelum mendekati pelaksanaan hari raya Idul Fitri.

“Untuk stabilitas harga pangan, kita pantau bersama-sama. Dari laporan yang kami terima dari tim pemantau Alhamdulillah sampai sekarang masih normal. Begitu juga untuk masalah hal yang berkaitan dengan penjagaan untuk keamaan rumah yang akan ditinggal orang pemiliknya selama ini tidak ada masalah, semoga saja semuanya kondusif,” harapnya.

Syafii menegaskan dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya ada yang berbeda pada pelaksanaan operasi jelang Idul Fitri tahun ini yaitu Operasi Ramadniya tahun ini juga dilaksanakan di wilayah utara Pamekasan.

Hal ini dilakukan karena seiring dengan semakin membaiknya infrastruktur jalan di wilayah pantai utara Pamekasan, maka  kemungkinan wilayah utara seperti di antaranya Kecamatan Pasean dan Batumarmar juga akan digunakan sebagai jalur mudik dan balik Lebaran. (mas/*)