Januari-April 2017, 66 Jenazah TKI Jatim Dipulangkan

GN/Istimewa

SURABAYA (global-news.co.id)- Selama Januari hingga April 2017 sebanyak 66 jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Jawa Timur yang dipulangkan dan diserahkan pada pihak keluarga.

“Terdiri dari 45 Laki-laki dan 21 Perempuan. Mereka meliputi 41 TKI dan 21 WNI overstayers atau WNI yang telah habis masa izin tinggalnya saat di luar negeri, dipulangkan Perwakilan RI ke tanah air melalui Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo,” kata Kepala Loka Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (LP3TKI) Surabaya, Happy Mei Ardeni, Selasa (16/5/2017) di Surabaya.

Happy menjelaskan, sebanyak 66 jenazah TKI Jatim yang dipulangkan ke tanah air tersebut meninggal dunia berasal dari tujuh negara, di antaranya Malaysia sebanyak 47 orang, Taiwan 6 orang, Brunei Darussalam 5 orang, Arab Saudi 3 orang, Hong Kong 2 orang, Korea Selatan 2 orang, dan Jepang 1 orang.

“Fasilitas pelayanan pemulangan jenazah TKI/WNI dan penyerahan kepada keluarganya adalah bukti bahwa pemerintah selalu hadir. Ini merupakan sebuah kewajiban yang harus dipenuhi untuk memberikan pelayanan kepada warga masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, diungkapkannya, bentuk pelayanan kepulangan TK Jatim ke daerah asal masing-masing yang dilakukan LP3TKI Surabaya meliputi dua kategori. Pertama, monitoring dan fasilitasi yang diadakan di Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo setibanya dari luar negeri, berikut memberikan bantuan biaya transportasi darat dari Surabaya ke daerah asal tujuan bagi TKI-B/WNIO yang dalam kondisi sehat. Kedua, monitoring dan fasilitasi pendampingan kepulangan dari Surabaya ke daerah asal tujuan TKI/WNIO yang sakit, serta pengantaran jenazah TKI/WNIO yang tidak dijemput keluarganya.

Sebelumnya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur menyatakan ada sebanyak 776 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Jawa Timur yang dideportasi. Ratusan TKI tersebut dideportasi selama kurun waktu Januari hingga Maret.

Seluruh TKI yang dideportasi  sudah kembali ke kampung halamannya. Terbaru, sebanyak 171 TKI Jatim asal Kabupaten Sampang, Sumenep, Bangkalan dan Lumajang kembali dideportasi. Selain ratusan yang sudah dideportasi, diperkirakan masih ada ribuan TKI bermasalah terutama yang berada di Malaysia. (inf/faz)