Bupati dan Forkopimda Pantau UNBK

GN/Istimewa Bupati Achmad Syafii saat melakukan inspeksi pelaksanaan UNBK sejumlah SMA di Pamekasan.

PAMEKASAN (global-news.co.id)-Seperti tahun-tahun sebelumnya, Bupati Pamekasan H. Achmad Syafii meninjau pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di Pamekasan. Tidak hanya pada hari pertama, hari-hari berikutnya pelaksanaan ujian juga tidak luput dari pantauannya.

Bupati Syafii mengungkapkan pelaksanaan UNBK mulai hari pertama sampai hari kedua berjalan dengan lancar tanpa ada masalah berarti. “Sampai sekarang, Alhamdulillah  tidak ada laporan negatif dan tahun ini SMK/ SMA Negeri Sudah UNBK semua,” ungkap Bupati Syafii diselakunjungan ke SMAN 4, SMA Wahid Hasyim, MAN 2 dan MAN Jungcangcang, Selasa (11/4/2017).

Kalau dulu hanya 5 SMKN, 4 SMAN dan 1 SMA swasta yang hanya bisa melaksanakan UNBK di Pamekasan, menurut bupati, saat ini sudah hampir semuanya bisa ikut.

“Saya bersyukur karena tahun 2017 semua SMA/SMK baik negeri maupun swasta di Pamekasan sudah menggunakan UNBK dibanding dengan tahun lalu UNBK hanya 9 sekolah yang melaksanakan,” ujarnya.

Sejak menjabat sebagai bupati, Bupati Syafii rutin tiap tahun memantau pelaksanaan ujian nasional  yang dilakukan bersama Forkopimda. Bupati memang peduli sekali terhadap kegiatan pendidikan. Ini karena pendidikan merupakan program prioritasnya bersama program kesehatan dan pemerataan dan peningkatan kesejahteran rakyat.

Selain memantau ujian, bupati juga punya program rutin tiap setengah bulan sekali memantau proses belajar mengajar ke sekolah. Sejak tiga tahun terakhir ada program pembinaan pendidikan karakter yang mana dalam program tersebut bupati dan wabup dan para pejabat di pemkab langsung datang mengajar siswa di sejumlah sekolah.

Terkait dengan pelaksanaan UNBK di Bumi Gerbang Salam, setidaknya 71 SMA negeri dan swasta tersebar di 13 kecamatan telah mengikuti pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer dengan peserta sebanyak 3.065 siswa.

“Alhamdulillah hasil evaluasi kami, semuanya berjalan lancar. Tadi memang sempat terjadi gangguan server selama beberapa menit, tapi sudah teratasi,” kata Kepala Unit Teknis (UPT) Cabang Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jatim Slamet Goestiantoko, Selasa (11/4/2017).

Ia menjelaskan, jumlah SMA yang mengikuti UNBK saat ini sebanyak 71 sekolah negeri dan swasta, tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan dengan peserta sebanyak 3.065 siswa.

Sedangkan jumlah siswa di Madrasah Aliyah yang ikut kali ini 567 siswa, dengan jumlah penyelenggara sebanyak 12 madrasah.

“Kalau yang ada di Pamekasan ini, semuanya sudah menggelar UNBK, tapi kalau Madrasah Aliyah hanya sebagian,” terang Slamet.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) Dinas Pendidikan perwakilan Provinsi Jatim dan Disdik Pamekasan pada hari kedua bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Pemkab Pamekasan, secara umum tidak menemui kendala. (mas/*)