‘Perilaku Percaya Takhayul’ Antar Andre Bajul Juara Lawak Suroboyoan PWI Jatim

 

GN/Istimewa Ketua PWI Jatim Akhmad Munir menyerahkan penghargaan kepada juara pertama lomba lawak Suroboyoan yang digelar PWI Jatim, Sabtu (18/3/2017).

GN/Istimewa
Ketua PWI Jatim Akhmad Munir menyerahkan penghargaan kepada juara pertama lomba lawak Suroboyoan yang digelar PWI Jatim, Sabtu (18/3/2017).

SURABAYA (global-news.co.id)-Andre Virdiansyah atau akrab disapa Andri Bajul meraih Juara 1 Lomba Lawak Suroboyoan yang diselenggarakan berkaitan dengan Hari Pers Nasional (HPN) ke-71 di Graha PWI Jawa Timur, Surabaya, Sabtu (18/3/2016).

Dalam penampilannya Andre mengangkat perilaku masyarakat yang masih percaya pada takhayul. Andre sendiri berprofesi sebagai seorang perawat di sebuah klinik di Sidoarjo. Namun ia sudah terbiasa nglawak sejak masih kuliah. “Saya sudah melawak sejak masih kuliah,” kata Andre setelah menerima penghargaan dari Ketua PWI Jatim, Akhmad Munir.

Para juri yang terdiri dari Angga Prameswara dari Radio Istara FM, Kunhadi Wasito (RRI Surabaya), dan Eko Kucing dari Srimulat Surabaya rupanya cukup ‘terpesona’ dengan penampilan Andre Bajul.

Sekadar diketahui, Andre mendapat julukan Bajul setelah diolok-olok teman-temannya saat menertawakan dirinya saat melawak. “Sampai sekarang panggilan itu tetap melekat,” imbuhnya.

Anggota komunitas “Stand Up Comedy Surabaya ini mengungkapkan keberhasilan seseorang dalam menguasai penontonnya ditentukan jam terbang ia berada di panggung. “Makin sering orang tampil (di panggung) makin mudah dia mengatasi masalah ketika berada di panggung,” ungkap pria yang sehari-hari bekerja sebagai perawat di sebuah klinik di Sidoarjo ini.

Satu-satunya pemenang yang sudah dua kali menjuarai lomba lawak yang diadakan PWI Jatim ini adalah Indro Sulistyo. “Bikin orang tertawa itu ternyata tidak mudah. Saya tadi sempat khawatir nggak bisa bikin penonton tertawa atas lawakan saya,” cetusnya.

Indro yang juga wartawan Kantor Berita Antara ini bersyukur, materi yang sudah disiapkan beberapa hari belakangan itu bisa mengusik perhatian para juri. Tahun lalu Indro juga mendapat nomor kejuaraan di pentas Stand Up Comedy versi PWI Jatim.

Selain nama Indro Sulistyo, pemenang lainnya ketiga adalah Cak Naryo (Jatim News Room). Kemudian di posisi juara harapan pertama sampai ketiga adalah Setiadi (Komunitas Stand Up), Cak Blangkon (Komunitas Stand Up), serta Adji (Kota FM).

“Meski sama-sama lomba lawak, kali ini kami ingin mengangkat konten lokal Suroboyo,” ucap Erfandi Putra, Ketua Peringatan HUT ke-71 PWI dan Hari Pers Nasional (HPN) Jatim 2017.

Kegiatan tersebut, diakui Erfandi, dimaksudkan pula salah satunya untuk mewadahi bakat lawak di kalangan para jurnalis Jatim. “Selain memang ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-71 PWI dan HPN Jatim,” tegasnya.

Menurut Erfandi, kegiatan yang didukung lima mall besar Surabaya seperti Pakuwon Group, Lenmarc Mall, Marvell Mall, Grand City, dan Ciputra World Surabaya ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari para jurnalis dan masyarakat umum. Para pemenang juga dapat hadiah dari 13 hotel yang turut memeriahkan acara ini serta Alfamart, Pizzaqoe, dan RSIA Kendangsari-MERR Surabaya.(faz)