Pangdam V Brawijaya Berharap Kerjasama TNI-Pers Kian Erat

 

GN/Istimewa Panglima Kodam atau Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI I Made Sukadana saat berpose bersama dengan perwakilan pengurus PWI Jatim, Jumat (10/3/2017).

GN/Istimewa
Panglima Kodam atau Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI I Made Sukadana saat berpose bersama dengan perwakilan pengurus PWI Jatim, Jumat (10/3/2017).

SURABAYA (global-news.co.id)- Panglima Kodam atau Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI I Made Sukadana sangat mengharapkan kerjasama yang erat antara pers dan TNI, khususnya dalam bidang pemberitaan.

“Terlebih dalam soal menegakkan kedaulatan NKRI (Negara Kesatuan Republiki Indonesia, red) kerjasama itu harus dijalin lebih erat dan saatnya TNI-Pers bersatu ,” tutur Made Sukadana saat menerima Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, Jumat, (8/3/2017).

Menurut Pangdam V Brawijaya, TNI adalah benteng penjaga NKRI dan pun demikian Pers. “Pers punya peran besar dalam upaya membangun pemberitaan positif, yang di antaranya dalam upaya mengabarkan kiprah TNI dalam pembangunan dan menjaga NKRI,” jelas Pangdam.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Jawa Timur Akhmad Munir dan jajaran pengurus PWI Jatim menyambut baik pernyataan sikap Pangdam V Brawijaya.

“Apa yang disampaikan Pangdam ini gayung bersambut dengan apa yang kami niatkan di PWI. Dan banyak hal yang bisa dilakukan antara pers dan TNI dalam membangun peran positif di masyarakat, termasuk dalam rangkaian HPN (Hari Pers Nasional, red) 2017 di Jatim,” jelas Munir, yang juga kepala Biro Jatim LKBN Antara.

Menurut Munir, rangkaian HPN di Jawa Timur yang dimulai sejak beberapa pekan terakhir, masih berlanjut hingga akhir bulan Maret.

“Alhamdulillah, Pangdam tadi menyambut baik audiensi pengurus PWI Jatim beserta dan Panitia HPN Jatim 2017. Sabtu besok kami juga mengundang personil TNI bisa juga terlibat dalam donor darah di Gedung PWI Jatim,” jelas Munir.

Dilaporkan pula pada Pangdam V Brawijaya,  PWI Jatim juga telah menggelar rangkaian hari terakhir bakti sosial (baksos) di Tuban, yang diikuti ribuan orang di tiga desa di Tuban. “Tiga daerah itu adalah kawasan langganan banjir di Tuban, dan kami dapat laporan, dandim setempat juga punya perhatian pada kegiatan tersebut,” tutup munir. (jos)