Mahasiswa Unmuh Jember Tertembak Pistol Anggota Brimob Polda Jatim

 

GN/detik.com Briptu BM (baju kuning) ditetapkan sebagai tersangka tewas tertembaknya seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember.

GN/detik.com
Briptu BM (baju kuning) ditetapkan sebagai tersangka tewas tertembaknya seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember.

JEMBER (global-news.co.id)- Brigadir Satu (Briptu) BM yang sehari-hari dinas di Brimob Polda Jatim ditetapkan sebagi tersangka tewasnya Dedi, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember setelah terlibat perkelahian.

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dalam keterangannya di depan media mengumumkan tersangka merupakan anggota Brimob Polda Jatim. Saat kejadian, tersangka sedang lepas dinas dan dalam perjalanan pulang ke rumahnya yang ada di Jember.

“Pelaku anggota polisi, inisial BM dari (kesatuan) Brimob Polda Jatim. Saat kejadian dia sedang lepas dinas dalam perjalanan pulang. Rumahnya di Jember,” kata Irjen Pol Machfud Arifin dalam keterangan pers di Mapolres Jember, Senin (13/3/2017).

BM saat ini ditahan di Mapolres Jember. Saat kapolda datang, BM dihadirkan dengan mengenakan baju tahanan dan kepalanya disarungi. BM saat digiring terlihat mengenakan sandal dan mengenakan celana jenis tactical, celana khas pengemar olahraga menembak.

Mengutip detik, Briptu BM dikenal sebagai anggota polisi yang masih muda, ganteng dan bisa dibilang jago menembak. Video yang diunggah di akun instagram miliknya memamerkan ketika sedang latihan menembak dan berhasil membidik tepat sasaran.

Video kedua, BM yang berpakaian dinas dengan pistol terselip di pinggang kanan tampak menembak sasaran dengan senapan laras panjang otomatis. Dalam video yang diunggah 31 minggu yang lalu, di lokasi tertulis Sidoarjo, Jawa Timur.  “Up-Fire-Scaning-Key-LowReady,” demikian caption dalam videonya.

Pantauan pukul 12.02 WIB, Senin (13/3/2017), video singkat tersebut telah disaksikan 4.462 followers-nya dan ada 11 komentar. Salah satu komentar menyayangkan keteledorannya sehingga menyebabkan nyawa orang melayang.

Video lain yang diunggah juga menunjukkan saat dirinya latihan menembak. Saat itu BM yang usianya berkisar 28 tahun itu mengenakan kaus yang bagian belakang bertuliskan GEGANA. Kali ini, BM menembak dengan pistol. Sejumlah target sasaran berhasil dibidik. Video yang diambil di Sidoarjo itu sudah ditonton 3.518 ribu orang.

Selain video, foto-foto keseharian BM dipampang. Termasuk foto orangtuanya hingga bersama pujaan hatinya yang cantik juga polisi nempel di akun instagram miliknya yang diikuti 7.125 followers itu.

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, tersangka diduga berusaha menghilangkan jejak setelah perisitiwa yang melenyapkan nyawa Dedi. Salah satu buktinya adalah velg mobil yang ditumpangi BM pada awalnya berwarna pink, diubah jadi hitam. “Ini sebelumnya (velg) warna pink, tapi kemudian ditutup dengan warna hitam. Setelah kita kerok, kelihatan warna pink-nya,” kata Machfud sambil menunjukkan velg depan sebelah kanan mobil Honda Honda Jazz di Mapolres Jember.

Machfud tidak menjelaskan secara rinci kapan dan di mana Briptu BM menutupi warna velg sebagai upaya penghilangan jejak tersebut. “Intinya untuk menghilangkan jejak,” tandasnya.

Terkait status mobil, saat ini sedang diselidiki Polres Jember.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, pihaknya memang masih melakukan pendalaman terkait nopol mobil yang diduga ditumpangi BM dan tiga kawannya.

“Itu nopolnya kan memang belum tentu asli, jadi kita masih dalam rangka pengecekan nomor rangka dan nomor mesin,” katanya.

Mobil Honda Jazz tersebut kini diamankan di Mapolres Jember sebagai barang bukti. Sebab di mobil itulah sebelumnya terjadi pergumulan antara Dedi dengan Briptu BM, yang kemudian meletusnya senjata api yang menewaskan Dedi.

Dedi, mahasiswa Unniversitas Muhammadiyah Jember, tewas setelah tertembak pistol Briptu BM di depan pertokoan Hardy’s Jember Plaza Jl. Sultan Agung, Sabtu (11/3/2017) dini hari. Dedi tewas dengan luka tembak di wajah hingga anak peluru bersarang di kepala. (faz)