Ketika Pasien Baksos HPN 2017 Diberi Kuis ala Presiden Jokowi

 

GN/Istimewa Letkol Inf. Sarwo Supriyo di depan pasien baksos PWI, Jumat (10/3/2016).

GN/Istimewa
Letkol Inf. Sarwo Supriyo di depan pasien baksos PWI, Jumat (10/3/2016).

TUBAN (global-news.co.id)-Bisa jadi gaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang selalu memberikan kuis berhadiah dalam setiap kegiatannya menjadi inspirasi bagi banyak pihak. Mungkin termasuk yang dilakukan Komandan Kodim (Dandim) 0811/Tuban Letkol Inf. Sarwo Supriyo dan jajarannya.

Maksud hati ikut memberikan semangat untuk pasien pengobatan dan pemeriksaan gratis pada bakti sosial atau baksos di Balai Desa Patihan, Kecamatan Widang, Tuban, Dandim 0811/Tuban Letkol Inf. Sarwo Supriyo pun ikut memberikan kuis seperti yang dilakukan Presiden Jokowi. Serupa, hanya berbeda hadiahnya.

“Ayo Adik-adik, siapa yang bisa mau maju dan menyebut sila Pancasila secara lengkap dan benar, saya kasih hadiah,” demikian tantangan Dandim Tuban pada puluhan siswa yang sedang antri di arena baksos dalam rangka Hari Pers Nasional atau HPN Jawa Timur 2017, Jumat (10/3/2016).

Mendengar tantangan spontan dari Dandim Tuban, para siswa akan mengikuti pemeriksaan gigi gratis pun mengacungkan tangan. Dandim lalu menunjuk Muhammad Ariel siswa kelas III SDN Patihan. Satu persatu sila dalam Pancasila pun disebut dengan lantang dan benar.

Dan semua hadirin tepuk tangan, termasuk wakil ketua Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Jatim Lutfil Hakim dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Jawa Timur Djoko Tetuko.

“Bagus. Ini hadiahnya,” kata Dandim Tuban, sambil mengeluarkan selembar uang Rp 50.000 untuk Ariel.

Mendapatkan respon bagus dan disambut antusias para siswa, Sarwo Supriyo pun melempar tantangan kedua. Sifa Dwi Apriliayani (siswa Kelas III SDN Patihan) adalah yang pertama mengacungkan tangan, lalu gadis cilik ini pun maju ke depan dandim dan berhasil menjawab dengan benar.

Dandim Tuban nampak bangga dengan dua siswa SDN Patihan, Widang tersebut. Untuk itu, Sarwo Supriyo pun tersenyum dan mengeluarkan dompet lalu mengambil selembar uang kertas Rp 50.000,- ke dua untuk dihadiahkan pada Sifa.

“Sekolah yang pintar dan jaga kesehatan ya Adik-adik,” ujar Dandim menyemangati puluhan siswa yang sedang antre pemeriksaan gigi gratis.

Letkol Inf. Sarwo Supriyo menilai, baksos seperti digagas PWI Jatim ini sangat positif karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat di bawah.

“TNI siap terlibat lebih jauh dalam kegiatan sosial pasca baksos di Tuban, semisal dengan melaksanakan edukasi kesehatan pasca baksos, juga bila ada diperlukan donor darah pun TNI siap sebagai relawan,” ujar Sarwo Supriyo antusias.

Baksos di desa Patihan, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, memasuki hari terakhir.  Dua hari sebelumnya, Baksos Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Jatim bekerjasama dengan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih SCTV-Indosiar, antara lain telah menyasar dua desa berbeda di Tuban, antara lain Keblomati kecamatan Plumpang dan Kanorejo kecamatan Rengel.

“Ribuan orang telah dilayani baksos PWI, terbesar adalah baksos hari pertama 825 lebih warga Tuban terlayani. Sementara di hari kedua 542 warga dan hari ketiga targetnya 600 warga, dan sekarang masih akan dilanjut hingga lepas sholat jumat,” ujar wakil ketua PWI Jatim Lutfil Hakim.

Menurut Lutfil Hakim, baksos dalam rangka HPN 2017 ini adalah konsistensi yang terus menerus dipertahankan oleh PWI Jatim untuk berbagi pada sesama.

“Khusus tahun ini, Baksos memang menyasar tiga daerah terdampak langganan banjir luapan Sungai Bengawan di tiga desa Tuban, daerah lain yang juga pernah digekar Baksos adalah Lamongan, Gresik, Sidoarjo, Surabaya dan Surabaya. Kami bersyukur dan berterima-kasih dengan banyaknya dukungan dari banyak pihak terselenggaranya acara ini,” tutup Lutfil Hakim. (jos)