Hari Ini, Presiden Jokowi Buka Puncak HPN 2017

GN/Istimewa Presiden Joko Widodo membuka puncak peringatan Hari Pers Nasional 2017 di Ambon, Kamis (9/2/2017).

GN/Istimewa
Presiden Joko Widodo membuka puncak peringatan Hari Pers Nasional 2017 di Ambon, Kamis (9/2/2017).

AMBON (global-news.co.id)-Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana membuka puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-72 tahun 2017 di di Lapangan Tantui, Kota Ambon, Maluku, Kamis (9/2/2017).

Jokowi tiba di lokasi acara mengenakan baju khas Maluku dengan motif ungu. Sedangkan Ibu Negara mengenakan baju kebaya putih.

Tampak beberapa menteri dari Kabinet Kerja turut mendampingi. Demikian pula dengan pejabat negara lainnya seperti Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Ketua DPR Setya Novanto.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Maluku Said Assagaff mengungkapkan harapannya agar pers bisa dipercaya publik dengan sikap jujur dan objektif. “Saya harap ke depan pers semakin hebat dan dipercaya publik dan jujur, objektif,” kata Said.

Peringatan Hari Pers Nasional di Ambon dihadiri lebih dari 3.000 pengunjung, termasuk insan pers dari seluruh 34 provinsi Indonesia, masyarakat umum, dan perwakilan negara-negara sahabat.

Rangkaian kegiatan digelar selama lima hari, mulai 5 Februari dan akan mencapai puncaknya pada 9 Februari.

Presiden Jokowi sendiri sebenarnya sudah hdir sehari sebelum peringatan puncak HPN. Selain membuka HPN hari ini, kemarin, setibanya di Ambon, Jokowi langsung menuju lokasi penyerahan Program Pemberian Makanan Tambahan, Program Keluarga Harapan, dan Kartu Indonesia Sehat di Kecamatan Teluk Ambon.

Presiden juga menyerahkan Kartu Indonesia Pintar di salah satu SMP Negeri di Kota Ambon.

Sejumlah menteri kabinet Jokowi seperti, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, Staf Khusus Presiden Johan Budi, dan Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden Ari Setiawan.  

Sehari sebelum acara pembukaan, digelar Konvensi Nasional Media Massa di Baileo Siwaluma, Karang Panjang, Ambon, Maluku, Rabu (8/2/2017), yang antara lain menghadirkan Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Saat tampil di acara tersebut, Luhut berbicara tentang kepemimpinan Presiden Jokowi. Luhut mengungkapkan, kunci seorang pemimpin adalah keteladanan. Konsep kepemimpinan itu ditemukan Luhut setelah melalui banyak pengalaman di dunia militer dan pemerintahan.

“Saya dulu tentara, saya pernah di Kopassus, pernah jadi dubes di Singapura, pernah menjadi (menteri) perindustrian dan perdagangan. Saya pengusaha. Saya pengusaha yang sukses menurut saya dan menurut orang. Jadi saya bisa membanding-bandingkan pemimpin itu. Kata kuncinya pemimpin itu cuma satu, keteladanan,” ujar Luhut.

Keteladanan tersebut, kata Luhut, baik dalam bersikap, berperilaku, berpikir, bertindak, maupun bertanggung jawab. Selain itu, menurutnya, kata dan perbuatan harus sesuai.

Luhut lalu menggambarkan bagaimana keteladanan Presiden Joko Widodo dalam proses pengambilan keputusan di pemerintahan saat ini. Semuanya melalui proses yang baik, kemudian Presiden Jokowi mengecek ke lapangan.* fan/det