Bus Listrik Layani Civitas Academica ITS

Bus Listrik yang akan digunakan juga sebagai Bus KampusSURABAYA (GN)-Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mulai mengoperasikan secara resmi bus kampus untuk kali pertama, Senin (6/2/2017). Peresmian dioperasikannya bus kampus yang ditujukan untuk semua sivitas akademika ITS ini dilakukan Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana MScES PhD didampingi jajaran pimpinan ITS di halaman gedung Rektorat.

Sebagai kampus berperingkat kedua terhijau di Indonesia versi UI Green Metric World University Ranking, pemanfaatan bus kampus ini diklaim akan punya andil dalam menciptakan lingkungan sehat di kawasan kampus hijau ITS.

Ditemui selepas peresmian, Direktur Perencanaan dan Pengelolaan Sarana Prasarana ITS, Ir Mas Agus Mardyanto ME PhD mengungkapkan pengadaan bus kampus ini mendukung pengukuhan identitas ITS sebagai Smart Eco Campus. “Dengan adanya bus kampus, angka penggunaan kendaraan pribadi oleh mahasiswa maupun sivitas akademika ITS lainnya diharapkan menurun, dengan begitu polusi juga dapat diminimalisasi,” tutur dosen Departemen Teknik Lingkungan ini.

Menjadi bagian dari pengembangan dalam bidang pengelolaan berbasis lingkungan, bus kampus ITS bertujuan untuk menarik minat mahasiswa agar turut andil menciptakan kawasan kampus hijau. Operasional bus sengaja dirancang tanpa memungut biaya sepeserpun dari penumpang alias gratis.

Sementara ini, baru dua armada bus yang dioperasikan yang merupakan bus milik ITS sebelumnya. Ke depan, akan dioperasikan pula bus listrik hasil rancangan tim Mobil Listrik ITS untuk mendukung penggunaan kendaraan hemat energi dan bebas polusi. “Hemat bahan bakar sekaligus menciptakan lingkungan yang sehat nantinya,” ungkap dosen lulusan University of Ottawa, Kanada ini.

Dengan adanya bus kampus ini, mahasiswa atau sivitas akademika ITS cukup memarkir motor atau mobil mereka di lahan parkir departemen masing-masing. “Bila ada keperluan mereka bisa bepergian dengan bus ke pusat-pusat kampus seperti masjid, rektorat, kantin maupun perpustakaan,” lanjut dosen yang akrab disapa MAM ini.

Dua armada bus yang dioperasikan akan melalui dua rute berbeda dan berhenti pada total 20 bus stop dan satu halte. Bus pertama akan melalui rute Asrama Mahasiswa ITS, BRI, Bundaran Masjid Manarul Ilmi, Departemen Teknik Lingkungan, Rektorat, Gedung Student Community Center (SCC), MIPA Tower, Departemen Teknik Elektro, Urban Farming, perumahan dosen (perumdos) ITS  Blok U, Departemen Teknik Perkapalan, Departemen Teknik Informatika, Departemen Desain Produk, dan Asrama Mahasiwa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).

Sedangkan bus lainnya beroperasi dengan rute Asrama Mahasiswa PENS, Gedung Pusat Robotika, BPPT, Perumdos Blok U, Perumdos Blok T, Teknik Elektro, Minimarket K1 Mart, lalu kembali ke Asrama Mahasiswa ITS.(ins)