Melalui KKN, Mahasiswa Belajar Langsung dari Masyarakat

GN/F. Al Aziz Para Mahasiswa Ubhara Surabaya dilepas Rektor di pendopo Kecamatan Gondang Mojokerto, Senin (9/1/2017)

GN/F. Al Aziz
Para Mahasiswa Ubhara Surabaya dilepas Rektor di pendopo Kecamatan Gondang Mojokerto, Senin (9/1/2017)

MOJOKERTO (global-news.co.id) Rektor Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya Brigjend Pol. (Purn.) Drs. Edy Prawoto, SH, M.Hum mengungkapkan kuliah kerja nyata merupakan wadah bagi para mahasiswa untuk menerapkan ilmu mereka yang selama ini mereka timba di perguruan tinggi tempat mereka belajar untuk diabdikan kepada masyarakat.

Hal diungkapkan saat membuka program KKN Ubhara Surabaya yang dipusat di tiga desa di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, yakni Desa Dilem, Desa Kalikatir, dan Desa Begaganlimo. “Dengan KKN ini, mahasiswa juga diharapkan bisa menyerap kemampuan praktis dari masyarakat,” ujar Edy Prawoto saat memberikan sambutan dalam pembukaan, Senin (9/1/2017).

KKN yang diikuti sebanyak 895 mahasiswa Ubhara Surabaya ini bakal berlangsung hingga 27 Januari 2017. “Jumlah ini akan dibagi dalam dua gelombang,” ujar mantan Kapolres Sidoarjo ini.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana KKN Ubhara Indi Nuroini mengungkapkan, pihaknya sengaja memilih Kecamatan Gondang karena wilayah tersebut tidak jauh dari pusat kota seperti Surabaya, namun dari sisi ekonomi, masyarakatnya masih mengalami keterbelakangan. “Kami nanti punya rencana untuk mengajari masyarakat di sini untuk mengembangkan industri olahan pisang,” ujar Kabag Pengabdian Masyarakat LPPM Ubhara Surabaya. “Kecamatan Gondang ini penghasil pisang, nanti hasil olahan bisa salah satunya diolah dengan beraneka rasa dan bagaimana cara mengemasnya supaya terlihat menarik dijual pada konsumen,” ujar pria akrab disapa Indi ini.

Sementara itu, Camat Gondang drs Amat Susilo mengakui sangat senang wilayahnya menjadi tempat para mahasiswa melaksanakan KKN. “Kami berharap kegiatan seperti ini tidak putus hanya sampai di sini, ada kelanjutan dalam periode-periode berikutnya,” ujar Amat Susilo dalam sambutannya. (faz)