Kadindik Tuban: Guru Harus Sesuai Kualifikasi dan Kompetensi

Sutrisno, kepala Dinas Pendidikan Tuban

Sutrisno, kepala Dinas Pendidikan Tuban

TUBAN (global-news.co.id) – Bertempat di Aula Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tuban, sekitar 400 tenaga pengajar tingkat TK/PAUD dan SD dari 20 kecamatan mengikuti Sosialisasi program Strata 1 UPBJJ-UT Surabaya, Selasa (31/1).

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Tuban, Drs H Sutrisno MM saat diwawancarai menyampaikan, kegiatan tersebut untuk meningkatkan kualifikasi guru utamanya tingkat SD dan PAUD. Sebab, menurutnya saat ini masih ada kualifikasi guru tidak sesuai dengan gelar kesarjanaannya.

Hal ini, lanjutnya, jika seorang guru ingin tetap mengajar harus menyesuaikan kualifikasi kalau ingin mendapatkan haknya, di antaranya sertifikasi guru atau tunjangan fungsional. Dengan syarat para guru harus S1 dan harus lurus linier.

“Misalkan, guru SD harus sarjana PGSD, guru PAUD/TK harus PG PAUD itu yang disebut sesuai kualifikasi dan kompetensi jika seorang guru ingin benar-benar menekuni profesi guru secara profesional,” tegasnya.

Dia mencontohkan, dulu ada sekitar 600 lebih guru sarjana Bahasa Inggris yang mengajar di SD, agar sesuai kualifikasinya maka mereka kuliah lagi jurusan PGSD, meskipun menurutnya saat ini juga masih ada yang belum sesuai kualifikasi dan kompetensi pendidikannya.

Hal senada disampaikan Kepala UPBJJ-UT Surabaya, Teguh Prakoso SPd M.Hum. Dia mengatakan, tujuan dari kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada para guru yang sudah mengajar di SD atau PAUD bertahun-tahun namun sebetulnya bukan guru kelas atau bukan kualifikasinya.

Sehingga, sosialisasi ini memberikan pilihan alternatif untuk menempuh jenjang pendidikan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi).

“Di Kabupaten Tuban melalui Dinas Pendidikan kita sudah bekerjasama, di antaranya memberikan beasiswa bagi guru SD dan TK/PAUD demi terwujudkan kompetensi SDM guru dan profesionalisme dalam mengajar,” pungkasnya.(hud)