Harga Cabai Mahal, Nawardi Tekankan Gerakan Tanam di Pekarangan

 Ahmad Nawardi (pegang cabai) saat sidak pasar di Kabupaten Sampang.


Ahmad Nawardi (pegang cabai) saat sidak pasar di Kabupaten Sampang.

SURABAYA  (global-news.co.id) – Gerakan menanam di pekarangan rumah menjadi salah satu solusi di tegah meroketnya harga cabai. Sehingga tingginya harga cabai di pasaran tidak lagi memusingkan masyarakat.

“Dengan gerakan ini salah satu kebutuhan rumah tangga bisa disuplai sendiri,” ujar Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, H Ahmad Nawardi, saat dikonfirmasi, Jumat (13/1).

Selain itu, menurutnya, sinergi dari semua elemen harus dilakukan yaitu petani, pemerintah dan penjual untuk memikirkan tingginya harga cabai. Karena jika harga cabai naik semua roda perekonomian juga melambung.

”Kita semua harus bersinergi, sama-sama kita pikirkan, kita semua berharap harga cabai normal kembali sehingga konsumen tidak dirugikan. Maka dari itu saya berharap dengan melakukan pendekatan insyaallah bisa berjalan dengan maksimal,“ kata anggota DPD RI yang juga ketua HKTI Jawa Timur itu.

Dia menceritakan dalam sidak pasar di Kabupaten Sampang pada Jumat pagi, harga cabai di pasar Srimangunan Sampang bervariasi mulai dari Rp 85-95 ribu/kg.

Dalam sidaknya, Nawardi didampingi wakil bupati Sampang dan anggota sejumlah DPRD. Menurutnya harga cabai di beberapa pasar di Jawa Timur harga mulai turun, yang semula Rp 100 ribu/kg sekarang sudah Rp 95-85 ribu/kg.

“Mengacu hasil sidak yang saya lakukan sebenarnya stok cabai masi banyak,” terangnya.(zal)