Semifinal Piala AFF, Riedl: Menang 1-0 Lawan Vietnam Sudah Bagus

 

Stefano Lilipaly

Stefano Lilipaly

JAKARTA–Tim Nasional Indonesia akan menjamu Vietnam dalam semifinal Piala AFF 2016. Laga tersebut akan digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Sabtu (3/11/2016). Karena sebagai tuan rumah, Indonesia pun dipatok target kemenangan, sekalipun dengan skor tipis.

Pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl mengungkapkan menghadapi Vietnam di laga leg pertama semifinal Piala AFF 2016, dirinya mematok target target menang. Menurutnya menang 1-0 cukup untuk menjaga peluang ke babak final.

Empat hari kemudian Boaz Salossa dkk. akan gantian bertandang ke markas Vietnam.

Riedl menilai Vietnam bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan karena mereka hampir tidak memiliki kelemahan. Hal itu dilihat dari dua kali ujicoba melawan Vietnam beberapa waktu lalu dengan hasil imbang 2-2 dan kalah 2-3.

Namun, dia ingin timnya bisa memanfaatkan laga pertama ini semaksimal mungkin karena ‘Skuat Garuda’ bisa tampil di kandang sendiri. Kemenangan tanpa kebobolan, Riedl incar agar bisa dijadikan modal penting untuk menjalani leg kedua di markas lawan.

“Mereka sangat bagus, pertahanan dan menyerang mereka sama-sama bagus. Kami harus bermain dengan baik secara tim dan memanfaatkan peluang mengalahkan mereka untuk terus ke final,” ujar Riedl, Rabu (30/11/2016).

“Saat bermain di leg pertama sangat penting agar tidak kebobolan. Bermain di kandang sendiri menang 1-0 sudah bagus untuk menjaga peluang,” katanya.

Timnas Indonesia sudah menjalani latihan sejak Selasa (29/11/2016). Tiga hari menjelang pertandingan tersebut, Riedl mulai memantapkan taktik dan strateginya.

“Ini latihan terpanjang kami sepanjang pekan ini selama 60 menit. Kami bagi dua grup, satu berlatih taktik menyerang dan penyelesaian akhir. Yang kedua berlatih pressing dan penjagaan pemain,” sebutnya.

Tak dipungkiri lagi Vietnam merupakan salah satu tim yang kerap difavoritkan menjadi juara setiap kali Piala AFF. Mereka pun menjadi langganan semi-final pesta sepakbola Asia Tenggara dua tahunan ini.

Sejak penyelenggaraan pertama pada 1996 hingga sekarang, tercatat Vietnam berhasil menembus semi-final di sembilan edisi. Dari sembilan kesempatan itu, Vietnam mengakhirinya dengan status runner-up pada 1998, dan menjadi juara sepuluh tahun kemudian.

Sukses itu diperoleh ketika Vietnam tidak tampil sebagai juara fase grup. Saat tampil sebagai runner-up 1998, The Golden Star menduduki posisi kedua Grup B di bawah Singapura yang akhirnya keluar sebagai juara. Sedangkan saat menjadi kampiun 2008, Vietnam berada di bawah Thailand yang memuncaki Grup B.

Sekadar diketahui , laga ini dimainkan di Stadion Pakansari karena Stadion Gelora Bung Karno yang biasa dijadikan kandang tengah direnovasi.(ant/dtc/zis)