Bina Karakter Siswa, Pejabat di Pamekasan Ngajar di Sekolah

 

GLOBAL NEWS/MASDAWI DAHLAN Wakil Bupati Khalil Asyari ikut memberikan materi program pembinaan karakter di SMAN 2 Pamekasan.

GLOBAL NEWS/MASDAWI DAHLAN
Wakil Bupati Khalil Asyari ikut memberikan materi program pembinaan karakter di SMAN 2 Pamekasan.

PAMEKASAN (Global News)-Program pembinaan karakter bagi generasi muda tahun ini kembali digelar Pemkab Pamekasan. Program ini pertama kali digelar tahun 2015 lalu itu, sasarannya adalah siswa SMP, SMA dan SMKN se-Pamekasan. Tahun ini akan digelar mulai akhir Oktober, selama dua bulan.

Program ini berupa pemberian ceramah atau pembinaan mental dengan narasumber para pejabat pemkab mulai dari bupati, wabup, sekda hingga pimpinan SKPD dan pejabat teknis lainnya. Para pejabat mendatangi sekolah di awal pelajaran dan memberikan ceramah berupa pembinaan karakter siswa selama 30 menit.

Materi yang disampaikan berkaitan dengan pembinaan karakter secara umum. Misalnya soal sikap keagamaan, etika dan akhlak, baik pada orangtua, sesama, tetangga dan dalam kehidupan masyarakat secara umum. Juga diberikan materi materi lain yang terkait  dengan program Pemkab Pamekasan yang berhubungan dengan pembinaan kepribadian anak.

Dibandingkan dengan tahun lalu, pada tahun 2016 ini ada perbedaan yakni adanya penambahan waktu. Kalau pada tahun pertama kali digelar nara sumbernya hanya mendapat jatah waktu sekitar 15 menit, namun pada tahun ini ditambahi menjadi 30 menit.

Para pejabat yang jadi narasumber, pada tahun ini juga ditambah yakni dengan melibatkan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), TNI dan Polri. Khusus TNI dan Polri diberi keleluasaan untuk memberikan materi lain misalnya masalah narkoba, lalu lintas, hukum dan lainnya.

Selama dua bulan pembinaan dilakukan dua kali dalam seminggu yakni tiap hari Selasa dan Kamis. Selasa (25/10/16) hari ini merupakan hari pertama dilaksanakan di lima sekolah yakni di SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMAN 4 dan SMAN 5. Bupati Pamekasan Achmad Syafii bersama Forpimda mengisi di SMAN 1, sedangkan Wabup Khalil Asyari dan pejabat lainnya di SMAN 2.

Pada para siswa Khalil Asyari mengatakan karakter adalah nama lain dari ahlak. Manusia, kata dia,  harus memiliki ahlak yang baik, karena kualitas  seseorang  tergantung pada ahlaknya yang terdiri akhlak pada Sang Khaliq dan ahlak pada sesama mahluk. Di antara ahlak sesama yang paling urgen adalah ahlak pada orangtua.

“Akhlak pada orangtua ini adik adik harus benar benar dijaga.  Karena ridha Allah ada pada ridha orangtua. Anak yang berakhlak jelek pada orangtua akan menjadi durhaka. Dan anak yang berakhlak baik bagi orangtua merupakan modal untuk hidup mulia. Jangan sampai adik adik melakukan tindakan yang membuat orangtua sedih dan tersakiti,” katanya.

Sementara, Kepala Bagian Kesra Setdakab Pamekasan Mohammad Fahmi menegaskan, program pembinaan karakter ini rumusan konsepnya merupakan hasil kerjasama antara pemkab dengan STAIN Pamekasan. Karena itu pihak STAIN juga mendapat kesempatan untuk mengajar dan membina siswa. “Selain itu dari para pejabat di pemkab, temasuk di dalamnya Dinas Pendidikan, “ terangnya. (mas/*)