Juara I MTQ Nasional Dijanji Hadiah Ibadah Haji

GN/Masdawi Dahlan Bupati Achmad Syafii foto bersama para Pembina dan Juri MTQ Kabupaten Pamekasan.

GN/Masdawi Dahlan
Bupati Achmad Syafii foto bersama para Pembina dan Juri MTQ Kabupaten Pamekasan.

PAMEKASAN (Global News)-Bupati Pamekasan Achmad Syafii meminta agar para peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)  asal Pamekasan dan para pembinanya berjuang serius untuk bisa meraih prestasi gemilang pada MTQ tingkat nasional mendatang. Bagi peserta MTQ yang meraih juara 1 nasional, bupati berjanji akan mengupayakan hadiah berupa ibadah haji ke Mekkah.

Syafii mengungkapkan hal itu saat memberi sambutan dalam pembukaan MTQ ke-XXVI tingkat kabupaten, di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Senin (26/9/2016).

MTQ tingkat kabupaten ini akan dilaksanakan mulai tanggal 26 hingga tanggal 28 September. Ini merupakan kelanjutan dari MTQ tingkat kecamatan yang sudah dilaksanakan tanggal 18 sampai dengan 29 Juli lalu.

“Saya minta agar Kabag Kesra untuk berkordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk mencari jalan atau celah administratif untuk proses pemberian hadiah naik haji. Itu harus diupayakan karena saat ini aturan penggunaan keuangan kita ketat. Semoga saja ada jalur untuk pemberian hadiah tersebut, “ katanya.

Syafii mengaku beberapa tahun belakangan ini di MTQ nasional Pamekasan selalu sepi alias tidak ada yang bisa meraih juara puncak tingkat nasional. Padahal sebelumnya pernah dan pada saat itu pemkab telah memberi hadiah berupa ibadah haji bagi juara pertama MTQ  tingkat nasional tersebut.

“Kita ini dari Madura dan Pamekasan. Daerah yang dikenal religius dan punya Motto ‘’Gerbang Salam’’ (Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami, red). Jadi kalau tidak meraih  juara nasional dan kalah dengan daerah lain, maka terasa tidak nyambung dengan status daerah religius dan Gerbang Salam itu,” terangnya.

Dari data yang dimilikinya, lanjut Syafii, ternyata untuk MTQ tingkat provinsi saja, beberapa tahun terakhir Pamekasan berada pada urutan belasan dibandingkan daerah lainya di Jatim, misalnya Sidoarjo, Pasuruan, Gersik, Jombang dan lain sebagainya. Syafii mengakui hal itu memang  terkait dengan masalah pendanaan dan pembinaan, karena sejumlah daerah yang berada dalam posisi puncak di Jatim itu merupakan daerah kaya.

Kabag Administrasi Kesra Setdakab Pamekasan Drs Moh Fahmi menegaskan dalam pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten ini nanti akan melombakan 8 jenis  lomba. Peserta MTQ tingkat  kabupaten ini adalah para juara I, II dan III putra putri dari 8 jenis lomba dalam MTQ tingat kecamatan.

Para pemenang dalam MTQ tingkat kabupaten ini, kata Fahmi, nanti juga akan mendapat pembinaan  pada bulan November  mendatang  untuk depersiapkan dan dimatangkan guna menghadapi MTQ tingkat provinsi yang akan diselenggarakan di Kabupaten Pasuruan tahun 2017. (*/mas/faz)