Jatim Runner-Up PON XIX, Gubernur Anggap Realistis

GN/Istimewa Gubernur H Soekarwo dan H Erlangga Satriagung saat mengunjungi kontingen PON Jawa Timur.

GN/Istimewa
Gubernur H Soekarwo dan H Erlangga Satriagung saat mengunjungi kontingen PON Jawa Timur.

SURABAYA (Global News)-Kontingen Jawa Timur pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat akhirnya meraih posisi kedua, di bawah tuan rumah. Meski berharap meraih juara umum, namun raihann sebagai runner-up dinilai sudah sangat wajar.

“Sudah sangat wajar dan prestasi luar biasa berada di posisi runner up, apalagi di atas DKI Jakarta,” ujar Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf di Surabaya, Jumat (30/9/2016).

Klasemen akhir, Jatim berada di posisi kedua dengan perolehan 132 medali emas, 138 medali perak dan 134 medali perunggu.

Perolehan medali DKI Jakarta yang tidak berbeda dengan Jawa Timur menempatkan kontingen Ibu Kota di posisi ketiga, yakni sama-sama mendulang 132 medali emas, 124 perak dan 118 medali perunggu.

Sedangkan, tuan rumah Jawa Barat kokoh di puncak klasemen setelah jauh mengoleksi, yaitu 217 medali emas, 156 medali perak dan 158 medali perunggu.

Menurut Gus Ipul, sebanyak 737 atlet yang bertarung pada ajang kompetisi olahraga terbesar empat tahunan se-Tanah Air tersebut telah menunjukkan hasil maksimal sehingga sangat layak dihargai serta diapresiasi oleh semua pihak, khususnya masyarakat Jawa Timur.

Ke depan, mantan ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim itu berharap mampu mencapai prestasi lebih tinggi lagi dan mengibarkan bendera di arena PON XX yang dijadwalkan diselenggarakan di Papua pada 2020.

“PON di Papua empat tahun lagi menjadi peluang bagi Jatim memperbaiki prestasinya,” kata Gus Ipul.

Sementara itu, komandan kontingen atlet sekaligus Gubernur Jatim H. Soekarwo menilai posisi “runner up” sangat realistis. “Jatim berada di posisi kedua sudah masuk akal dan ini adalah prestasi,” kata Soekarwo. (ant/faz)