Pamekasan Serius Tuntaskan Jaringan Jalan Strategis

GN/Masdawi Dahlan Salah satu ruas Jalan Lingkar Timur yang pembangunannya tuntas 100 persen tahun lalu.

GN/Masdawi Dahlan
Salah satu ruas Jalan Lingkar Timur yang pembangunannya tuntas 100 persen tahun lalu.

PAMEKASAN (Global News)-Pemkab Pamekasan kini serius menggarap proyek pembangunan jaringan jalan strategis di wilayahnya, yaitu pembangunan  lima jalan lingkar yang meliputi Jalan  Lingkar Timur, Lingkar Barat, Lingkar Selatan, Lingkar Utara dan Jalan lingkar Luar, dengan panjang panjang sekitar 120 kilometer lebih. Anggaran yang akan digunakan berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Kebinamargaan tahun 2016.

Pembangunan jaringan jalan dengan lapis permukaan aspal hotmix ini pada tahun anggaran 2016 dilaksanakan melalui paket program proyek peningkatan jalan yang pada tahun ini akan dilakukan di 10 lokasi dengan panjang sekitar 16 kilometer, dan paket proyek pemeliharaan jalan berkala yang berlokasi di 15 lokasi dengan panjang sekitar 37,5 kilometer. Pembangunan dilakukan dengan menggunakan aspal hotmix. Total anggaran semunya mencapai Rp 112 miliar.

Yang dimaksud dengan proyek peningkatan jalan adalah proyek pembangunan jalan yang menekankan pada peningkatan kapasitas dan struktur atau pelabaran dan daya dukung jalan. Sedangkan proyek pemeliharaan berkala adalah proyek yang berupa pengembalian jalan pada kondisi semula baik dari aspek kapasitas atau maupun daya dukungnya.

10 lokasi paket proyek peningkatan jalan itu antara lain jalan yang menghubungkan Desa Murtajih–Desa Bunder, Jalan Bandaran-Groom, Jalan Gugul-Taroan, Jalan Buddegen-Konang, Jalan Ponteh-Galis. Jalan Larangan-Kadur, Jalan Waru Barat-Tolonto Raja, Jalan Pamekasan-Beltok, Jalan Pang Betok-Pegantenan dan jalan yang menghubungkan antara Desa Konang dan Desa Galis.

Sementara 15 lokasi untuk proyek pemeliharaan berkala antara lain Jalan Niaga, Jalan Bahagia, Jalan Bonorogo, Jalan KH Wahid Hasyim,  Jalan Panglegur-Tlanakan, Jalan Kadur-Sukolela, Jalan Sukolela-Kertagenah Tengah,  Jalan Dempo Barat-Sana Laok, Jalan Dempo Barat- Bindang, Jalan Palengaan-Pegantenan, Jalan Bujur Barat-Pegantenan, Jalan Bujur Timur-Bujur Tengah, Jalan Batumarmar-Bujur Barat, Jalan Cok Gunung-Bujur Barat dan Jalan Bunder-Konang.

Bupati Pamekasan Achamad Syafii mengatakan proyek pembangunan jaringan jalan strategis ini tidak hanya meliputi jalan yang ada di wilayah perkotaan saja, namun juga meliputi  jalan yang berlokasi di pedesaan. Di antaranya proyek pembangunan jalan yang ada wilayah Kecamatan Batumarmar, Pasean, Pegantenan, Pakong, Kadur, Waru  dan sebagainya.

“Program ini menindak lanjuti kebijakan pemerintah pusat yang menekankan pada prioritas pembanguan infrastruktur desa. Karena itu pemerintah pusat memang menambah anggaran untuk kebijakan tersebut. Pada DAK tahun anggaran 2016 ini bertambah dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun sebelumnya hanya Rp 54 miliar, pada tahun ini naik menjadi Rp 112 miliar, “ ungkap Syafii.

“Khusus untuk kawasan perkoataan jaringan jalan strategis itu memang sangat bermanfaat sekali khususnya dalam kaitannya untuk pengembangan perkotaan sebagai pusat atau ibu kota kabupaten. Lalu sebagai  pendukung kepentingan pembangunan di bidang ekonomi masyarakat dan untuk pergerakan perkembangan atau pelebaran perkotaan itu sendiri,” imbuhnya.

Sebagian dari jaringan jalan strategis itu, kata Syafii, kini sudah selesai 100 persen, di antaranya Jalan Lingkar Timur yang dimulai dari Desa Ceguk Kecamatan Tlanakan hingga Desa Tambung Kecamatan Pademawu sepanjang 13,8 kilometer dengan lebar jalan 6 meter. Jalan ini telah selesai tuntas pada proyek anggaran tahun 2015 lalu.

Pembangunan Jalan Lingkar Barat, lanjut Syafii, juga sudah selesai  seratus persen pada pelaksanaan anggaran proyek tahun 2015. Proyek pembangunan jalan ini dimulai dari Desa Laden Kecamatan Pamekasan hingga terhubunng dengan jalan Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan, dengan panjang jalan sekitar 13 km dengan lebar 4,5 hingga 7 meter.

“Yang belum selesai hingga kni tinggal Jalan Lingkar Selatan sepanjang 18,6 km, Lingkar Utara panjang 13,5 km dan Lingkar Luar panjangnya 63,8 km. Tiga jalan strategis ini digarap lagi pada tahun anggaran 2016 ini, dengan  target Jalan Lingkar Selatan nanti akan selesai mencapai sekitar 20 persem, Lingkar Utara 29 persen dan Jalan Lingkar Luar mencapai 20 persen,” pungkasnya. (mas)