“Daripada Umrah Beberapa Kali, Lebih Baik Urus Yatim-Dhuafa Berkali-kali”    

GN/RETNO ASRI LESTARI Gus Ipul menyerahkan bingkisan dan santunan secara  simbolis kepada 500 anak yatim dan dhuafa di acara buka bersama di RS Haji Surabaya, Sabtu (25/6/2016).

GN/RETNO ASRI LESTARI
Gus Ipul menyerahkan bingkisan dan santunan secara simbolis kepada 500 anak yatim dan dhuafa di acara buka bersama di RS Haji Surabaya, Sabtu (25/6/2016).

SURABAYA (Global News)–RSU Haji Surabaya kembali menggelar kegiatan sosial di bulan Ramadan yang telah menjadi tradisi tahunan, yakni acara buka bersama dengan 500 anak yatim dan duafa. Bertempat di halaman rumah sakit, acara buka bersama yang digelar bersama Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Provinsi Jatim ini dihadiri oleh Wagub Jatim, Saifullah Yusuf.

Gus Ipul, panggilan karib Wagub Jatim, memberikan apresiasi kepada RSU Haji yang peduli pada nasib anak yatim dan duafa. Menurutnya, acara buka bersama seperti ini memiliki dampak sosial yang tinggi di mata Allah SWT.

“Salat, puasa, berhaji merupakan perintah Allah, karena perintah Allah juga mendapat pahala, namun berdampak pribadi. Karena itu seperti haji atau umrah misalnya, tidak perlu dilakukan berkali-kali.  Sedangkan mengurus anak yatim piatu dan duafa juga perintah Allah, mendapat pahala  tetapi berdampak sosial. Dan sangat dianjurkan dilakukan berkali-kali. Karena itu saya apresiasi apa yang dilakukan RSU Haji, semoga apa yang dilakukan berkah dan barokah,”ungkapnya, Sabtu (25/6/2016).

Gus Ipul mengingatkan, jika yatim piatu diurus oleh berbagai elemen masyarakat, maka Indonesia akan menjadi negara kuat. Bahkan anak yatim piatu ini tak menutup kemungkinan kelak menjadi pemimpin bangsa yang cerdas, terampil dan berakhlak.  Sebaliknya jika masyarakat abai dengan yatim piatu, akan terjadi masalah di kemudian hari. Kesenjangan warga makin melebar yang berimplikasi pada masalah sosial, kamtimbas dan lainnya. “Karena itu dalam kesempatan ini saya mengajak semua pihak untuk ikut memelihara yatim piatu,” katanya.

Direktur RSU Haji Surabaya dr Sasongko SpA mengatakan kegiatan buka bersama dengan anak yatim dan duafa rutin diselenggarakan tiap tahun. “Intinya kita berbagi dengan masyarakat yang kurang beruntung,” katanya.

Untuk tahun ini, rumah sakit milik Pemprov Jatim ini menggandeng Baznas Jatim dengan sasaran 500 anak yatim dan duafa. Tahun 2015 lalu kerjasama RSU Haji-Baznaz Jatim melibatkan 750 anak yatim piatu dan duafa.

Pada kegiatan kemarin, RSU Haji juga memberikan donasi Rp 50 juta yang dihimpun dari infak karyawan kepada Baznaz Jatim.

Wakil Ketua IV  Baznas Provinsi Jatim, Kasno Sudaryanto, yang hadir dalam acara tersebut menjelaskan, Ramadan 1437 H ini adalah tahun kebangkitan zakat.  Dan momentum bulan Ramadan sangat mendukung untuk kebangkitan zakat, karena secara spiritual mental semua umat Islam sudah dibentuk dengan kesadaran berpuasa dan berbagi dengan sesama.eno