Pandeglang Belajar Perda Baca-Tulis Al Quran Ke Pamekasan

 

GN/Masdawi Dahlan HM Bahrun serahkan Cendra mata pada Ghfaar Al Katiri

GN/Masdawi Dahlan
HM Bahrun serahkan Cendra mata pada Ghfaar Al Katiri

PAMEKASAN (Global News)-Sejumlah pejabat teras dari  Pemerintah Kabupaten Pandeglang Propinsi Banten,  Kamis (26/5/2016) lalu melakukan studi banding ke Pemkab Pamekasan. Mereka ingin belajar tentang Peraturan Daerah (Perda) Baca Tulis Al Quran  yang sudah dimiliki oleh Pemkab Pamekasan.

Para pejabat yang diutus oleh Pemkab Pandeglang itu sebanyak lima orang, semua merupkan Staf Ahli Bupati Pandeglang yang dipimpin oleh  Ghaffar Al Katiri Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan Pemkab Pandeglang. Mereka diterima oleh Ir HM Bahrun MM Staf Ahli Bupati Pamekasan dan sejumlah pimpinan SKPD terkait Pemkab Pamekasan, di Ruang Pertemuan Rato Ibu.

Bupati Pamekasan Ir HM Bahrun MM mengatakan dalam menjalankan  tugas pembangunan Pamekasan memiliki motto sebagai kabupaten Gerbang Salam (Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami). Dengan motto itu kemudian  muncul sejumlah Peraturan Daerah yang mendukung Gerbang Salam tersebut. Diantaranya adalah Perda Baca Tulis Al Quran  bagi anak anak sekolah.

 

“Motto kabupaten Gerbang Salam yaitu gerakan pembangunan masyarakat Islami adalah bertujuan agar ajaran atau nilai nlai Islam bisa selalu mewarnai dalam kehidupan massyarakat  sehari hari. Baik itu bagi para pegawi pemerintah, swasta dan masyarakat secara umum. Perda Baca Tulis Al Quran adalah bagian dari Gerbang Salam ini yang tujuannya adalah mendekatkan anak dengan Al Quran sebagai sumber pijakan dalam kehidupan,” katanya.

 

Selain itu, lanjut Bahrun, dengan Perda Baca Tulis Al Quran itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas penghafal Al Quran agar tercipta penghafal penghafal handal yang tidak hanya hafal namun juga bisa mengamalkannya dalam kehidupan sehari hari. Saat ini sudah banyak anak muda atau santri Pamekasan yang berhasil menjadi juara dalam lomba menghafal Al Quran mulai tingkat nasional hingga internasional.

 

Sementara  Ghaffar Al-Katiri mengatakan Pemkab Pandeglang tertarik melakukan studi banding ke Pamekasan karena Pamekasan diakuinya telah memilik Perda Baca Tulis Al Quran yang dinilai sangat cocok juga untuk diterapkan di Pandegelang. Tujuannya agar supaya anak didik dan generasi muda disana dapat mengerti dan mendalami isi kandungan Al Quran dengan baik.

 

Saat ini, kata Ghaffar, Pandegelang dikenal sebagai daerah yang agamis dengan prosentase penduduknya mencapai  99 persen muslim dari 1,3 juta jumlah total penduduknya. Apalagi  saat ini pemerintah pusat menetapkan Pandeglang sebagai kawasan wisata nasional. Karena itu dia melihat Perda Baca Tulis Al Quran itu sangat tepat untuk menjadi bingkai acuan untuk memantapkan pemahaman atas isi Al Qur’an yang bisa menjadi pegangan bagi masyarakat, khusus generasi muda.

 

“Mengantisipasi masuk budaya dari luar, kami diutus oleh Bupati Pandeglang Ibu Hj Ayu Niarita untuk belajar tentang pengetrapan Perda Baca dan Tulis Al qur’an di Pamekasan ini.  Karena Al Quran merupakan sumber hukum yang mengandung nilai nilai dan aturan kehidupan yang lengkap serta petunjuk kebenaran dalam kehidupan,” ucapnya. (mas)