Petani Bantul Dijanjikan Danrem Terima 10.000 Bibit Pepaya Budidaya Sendiri

SOLO (Global News)-Para petani Dukuh Bulusari, Desa Srimartani, Kec. Piyungan, Kab. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mendapat bantuan tambahan berupa 1.500 bibit tanaman pepaya dari Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Surakarta, Kolonel Maruli Simanjuntak. Bantuan tersebut diserahkan kepada kelompok tani Dukuh Bulusari, yang diwakili Kepala Dukuh Bulusari, M. Sauji Alex, di Markas Korem 074, Kamis (28/4/2016) siang.

Bantuan bibit tanaman pada petani Bulusari merupakan yang kedua. Bantuan pertama, selain bibit tanaman juga bantuan ternak. Danrem terkesan dengan rintisan tersebut, karena berhasil mengubah masyarakat desa menjadi produktif dan bantuan juga berkembang menjadi matapencaharian warga Dusun Bulusari.

BANTUAN BIBIT PEPAYA-Danrem 074/Warastratama, Kolonel Inf Maruli Simanjuntak (tiga kiri) menyerahkan bantuan 1.500 bibit pepaya kepada kelompok tani dusun Bulusari, Bantul , Kamis (28/4).

GN/Istimewa Danrem 074/Warastratama, Kolonel Inf Maruli Simanjuntak (tiga kiri) menyerahkan bantuan 1.500 bibit pepaya kepada kelompok tani dusun Bulusari, Bantul , Kamis (28/4).

menjelaskan pemberian bibit ini merupakan realisasi janjinya saat dia membawa para Kasdim se wilayah Surakarta mengunjungi dusun tersebut.

“Selain bantuan bibit tanaman, kami juga memberikan polibag. Semula mereka memang meminta 1.500 bibit pepaya, namun setelah dilakukan sosialisasi kepada warga lain, mereka minta 10.000 bibit pepaya,” jelasnya.

Menanggapi permintaan tersebut, Danrem berjanji akan memenuhi  dalam waktu satu setengah bulan mendatang. Menurut Kolonel Maruli, bibit pepaya bantuan Korem tidak membeli, namun merupakan hasil pembibitan yang dilakukan secara mandiri, oleh para prajurit TNI di tiga lokasi.

“Banyak pihak yang minta bibit pepaya tersebut. Kami targetkan dalam dua bulan mendatang bisa menghasilkan 40.000 bibit pepaya,” ungkapnya.

Selain pengembangan tanaman buah pepaya, Danrem juga berencana mengupayakan bibit tanaman buah lain. Kalau semua warga Dukuh Bulusari menanam pepaya, saat panen raya hasil melimpah harga akan jatuh..

Kepala Kepala Dukuh Bulusari M. Sauji Alex, menyatakan petani di desanya memang sangat membutuhkan tanaman pepaya yang hasilnya cukup baik.

Sejak Danrem Surakarta itu memberikan bantuan bibit tanaman, katanya, masyarakat Dukuh Bulusari sangat antusias ingin mendapatkan bantuan tambahan. Semula para petani minta 1.500 bibit, namun setelah dikoordinasikan dengan enam Rukun Tetangga (RT) permintaannya berjumloah 10.000 bibit.

“Kami memilih pepaya, karena selain memanfaatkan lahan pekarangan juga dapat ditanam di sawah, digabungkan dengan sayuran,” tuturnya. (Tok Suwarto)