Euforia Kunci Juara Liga

GN/Istimewa Riyad Mahrez

GN/Istimewa
Riyad Mahrez

LEICESTER (Global News)-Kemenangan 2-0 di markas Sunderland, Minggu (10/4/2016) semakin melambungkan harapan Leicester untuk segera mengunci gelar juara Liga Primer Inggris. Nah, dalam laga ke-34, Minggu (17/4/2016), pukul 19.30 WIB, Leicester dijadwalkan meladeni tantangan West Ham United di Stadion King Power.

James Vardy dan kawan-kawan kini merasakan euforia juara Liga Primer sudah di depan mata. Terutama sejak menaklukkan tuan rumah Sunderland, pekan lalu.

Leicester kini mantab berada di puncak klasemen dengan mengantongi 62 poin, atau selisih tujuh poin dengan Tottenham Hotspurs yang saat ini berada di posisi kedua.

Dengan lima laga tersisa, The Fox, julukan Leicester, kini berada dalam euforia untuk segera mengunci gelar juara Liga Primer. Dan euforia itu tentu saja bakal terbawa saat Leicester menjamu West Ham.

Perhitungan di atas kertas, Leicester memang lebih diunggulkan daripada tim tamu mereka yang saat ini berada di posisi keenam. Dalam lima kali pertemuan terakhir di Liga Primer, Leicester membukukan tiga kali kemenangan, dua di antaranya sebagai tuan rumah.

Kemenangan 2-0 di markas Sunderland adalah kemenangan keenam mereka dari tujuh pertandingan terakhir, dengan mengantongi sebanyak 33 poin di tahun 2016, lebih dari tim manapun di Liga Primer Inggris. Selain itu, The Foxes juga telah mencatatkan lima kali clean-sheet berturut-turut di liga utama untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Rekor ini jelas tak bisa ditandingi dengan klub manapun termasuk West Ham yang belakangan lebih banyak bermain imbang.

Walau saat ini posisinya berada di atas angin namun Manajer Leicester Claudio Ranieri meminta timnya untuk tetap fokus dan tidak boleh terlena dengan gelar juara yang ada di depan mata. Ranieri menyebut Leicester City belum memenangkan apa pun meski timnya semakin dekat dengan gelar Liga Primer Inggris pertamanya usai mengalahkan Sunderland 2-0.

“Suporter harus terus bermimpi namun kami harus terus berkonsentrasi dan fokus. Kini kami memiliki dua laga sulit di kandang, kompetisi Liga Champions sudah diamankan dan kami harus meneruskan ini. Kami belum memenangkan apa pun. Kami harus tetap tenang, berusaha fokus, kuat, solid dan terus melaju,” kata Ranieri kepada BBC Sport.

Hal yang sama juga diungkapkan penyerang Leicester City, Jamie Vardy. Ia mulai memandang gelar juara Liga Primer Inggris, tetapi sadar kalau segalanya mungkin terjadi di pekan-pekan terakhir. “Satu langkah lebih dekat [dengan gelar juara]. Anda tak pernah tahu apa yang mungkin terjadi di beberapa laga terakhir, tetapi kami melangkah di jalur yang tepat,” tandas bomber Leicester pertama yang mencetak 20 gol atau lebih dalam satu musim di liga utama, sejak Gary Lineker menetapkan rekor tersebut di 1984/85.

Meski demikian, bukan tidak mungkin tim asuhan Slaven Bilic akan menjadi batu sandungan bagi Leicester. Arsenal dan termasuk Manchester United termasuk yang ‘tersandung’ kerikil tajam West Ham United. Kedua raksasa Liga Primer tersebut dipaksa bermain seri. Bahkan dalam ajang Piala FA, laga perempat final terpaksa diulang karena skor imbang seri 1-1 antara Manchester United dan West Ham. Nah, apakah Leicester bakal bernasib sama ikut-ikutan terjungkal atau semakin berjaya, kita tunggu aksi James Vardy dan kawan-kawannya. (faz)