Aduh Pak, Sang Binih Meller

ilustrasi

ilustrasi

HATI-hati, kalau mempunyai istri yang pandai gadget. Lho…memangnya kenapa? Begini ceritanya. Dul Mannan, warga Batang-Batang, Sumenep, dibuat pusing istri tercinta. Sang istri yang berubah aduhai itu, belakangan keasyikan memainkan BB yang dimilikinya. Marbuah, sang istri, sering mengumpan BBM dengan Mat Rawi, yang juga sahabat Dul Mannan.
Siang malam, Marbuah selalu BBM-man dengan pria yang bekerja sebagai petani itu. Marbuah memang “canggih” mengoperasikan gadget dibandingkan wanita lainnya di desa tersebut. Karena itu, Dul Mannan  mempercayakan istrinya untuk membantu memperlancarkan dagangannya. Belakangan ini, Dul Mannan mempunyai pekerjaan sampingan, yaitu berdagang HP.

“Ehhh, ternyata istri saya, keasyikan dengan pria lain melalui BBM. Panassss saya pak, “kata Dul Mannan setelah tahu istrinya sering melakukan BBM dengan temannya sendiri.

Dul Mannan mengaku semula dia bangga mempunyai istri “canggih” mengoperasikan HP dan semacamnya, tapi ternyata “kecanggihan” itulah yang membuat hatinya panas. “Saya sayang kepada istri saya, tetapi bagaimana kalau dia sudah ada hati dengan orang lain. Meski hanya BBM-man, saya panasss, melihat istri begitu,” grutu Dul Mannan.

Pernikahan mereka belum genap 5 tahun. Ikatan suci yang dibangun atas dasar perjodohan orang tuanya tersebut berjalan dengan mulus dan penuh bahagia. Meski ekonomi mereka masih tergolong pas-pasan tapi mereka bisa menghadapinya penuh dengan sabar dan penuh rasa syukur. Dia sendiri memang tidak begitu faham mengenai dunia gadget apalagi menjual barang via online seperti yang dilakukan istrinya.

Maklum, Marbuah lulusan sekolah menengah atas (SMA). Jadi dunia gadget tidak begitu asing bagi dirinya. Lain halnya dengan Dul Mannan yang hanya lulusan SD.Melihat kemampuan sang istri yang lumayan dalam penggunaan internet ditambah dengan penguasaan bahasa yang bagus, akhirnya Dul Mannan memberikan modal kepada istrinya untuk menjalankan bisnis online, yaitu penjualan HP.  Tak membual, selama satu bulan menjalankan bisnis penjualan HP online tersebut bisa meraup omzet Rp 8.000.000.

Bisnis yang sudah membantu kehidupannya selama 3 tahun tersebut, akhirnya harus dihentikan, karena si istri diduga berselingkuh dengan pria lain yang memulai perkenalannya lewat media sosial yang ternyata temannya DulMannan sendiri.“Ngakunya kenal lewat BBM, tapi saya kan gak tau BBM itu seperti apa. Kalau masalah itu saya memang tidak faham dan tidak pernah belajar sama istri. Yang penting bagaimana saya bisa memberikan nafkah yang terbaik untuk istri dan anak-anak,” katanya.

Kini HP istrinya yang dulunya Android sekarang disulap menjadi HP polyponik, hanya sebatas SMS dan telepon. “Sebelum bertindak aneh-aneh saya rampas HP-nya mas,” kata Dul.

Dul Mannan mengungkapkan, kasus perselingkuhan yang membelit keluarganya sudah mulai dilupakan, dan dia menginginkan untuk kembali membangun keluarga yang harmonis. Namun, niat mulianya tersebut tak sejalan dengan sang istri. “Aduhhh pak ternyata sang binih meller (istri saya nakal, Red.). Daripada diteruskan, sakek sang ateh pak (sakit hati saya pak, Red),” kata DulMannan.

Melalui pemikiran yang cukup panjang, ditambah, tingkah sang istri yang tidak menunjukkan perbaikan dari hari ke hari, akhirnya Dul Mannan menceraikan istrinya. Hingga saat ini Dul Mannan mencari dan terus mencari istri baru yang sesuai dengan keinginannya, yaitu istri sholehah. * roz

Tag: