Madura United Berburu Pemain Asing

Istimewa Pelatih Madura United Go,es de Oliviera (bertopi).

Istimewa
Pelatih Madura United Go,es de Oliviera (bertopi).

SURABAYA (Global News)-Seiring dengan makin dekatnya rencana pelaksanaan kompetisi Indonesia Super Competition (ISC), Maret 2016, Madura United yang merupakan penjelmaan Persipasi Bandung Raya atau Pelita Bandung Raya (PBR) terus melakukan persiapan. Salah satunya menggelar pemusatan latihan (training centre) di Batu, mulai Selasa (9/2/2016).

Madura United sendiri rencananya akan menjalani pertandingan uji coba lawan Arema Malang pada 14 Februari mendatang. Pelatih Madura United Gomes de Oliviera mengungkapkan, uji coba melawan Arema akan dijadikan ajang menilai kemampuan pemain asing yang mengikuti seleksi di tim didikannya.

Madura United saat ini melakukan perburuan pemain asing. Kabar teranyar tim yang dijuluki Laskar Sape Kerrab mengklaim sudah bersepakat dengan bek asal Brasil, Fabiano Beltrame yang juga mantan pemain Persija Jakarta dan Arema Cronus.
“Fabiano adalah pemain yang bagus, kami dekati dia saat Piala Jenderal Sudirman lalu. Saya ingin dia datang secepatnya ke sini dan mengikuti latihan karena pelatih sedang mempersiapkan tim untuk musim depan. Kami selama empat hari akan di sini menaikkan kondisi fisik,” kata Manajer Madura United, Haruna Soemitro.

Menurut Haruna, Fabiano tak perlu lagi menjalani proses seleksi. Karena Fabiano sudah berpengalaman dan kualitasnya di sepakbola Indonesia sudah sangat dikenal. Sebelumnya, Madura United sudah kedatangan tiga pemain asal Brasil, yakni Marcelo Souza Prifirio, Vinicius, dan Fernando Texiera.

Madura United sendiri menyediakan tiga jatah pemain asing dalam skuadnya. Karena itu peluang perburuan legiun asing tetap terbuka. Madura United juga menanti eks gelandang Arema asal Spanyol, Toni Espinosa Mossi. “Ya, kita lihat saja nanti apakah dia berkualitas atau tidak. Tetapi saya melihatnya sih Mossi adalah pemain yang bagus,” jelas Haruna. Seleksi juga semakin ketat dengan kabar ikut masuknya pemain asal Spanyol lainnya Pablo Rodriguez Aracil.

Haruna mengatakan, Rodriguez pernah merasakan kerasnya persaingan Piala AFC musim lalu berama klub Maladewa Maziya S&RC. Meski memiliki reputasi cukup bagus, Rodriguez belum pasti menjadi bagian Madura United. ”Posisinya penyerang,” ungkap Haruna.

Di sisi lain, Madura United juga masih membutuhkan pemain di posisi kiper. Soal ini, Haruna masih berteka-teki siapa kiper yang bakal didatangkan pihaknya dalam waktu dekat.

“Kiper PBR di PJS lalu yang akan datang ke sini. Kita tunggu saja kehadirannya, kalian tebak saja siapa namanya,” terang Haruna. Semua akan dilihat performanya dalam pertandingan uji coba lawan Arema Cronus akhir pekan ini.

Terkait isi skuad lainnya, Mantan Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur itu menambahkan, pihaknya akan memanggil sebagian mantan penggawa Persepam Madura United (sekarang bernama Persepam Madura Utama) untuk mengikuti seleksi tim. Kendati mendapat prioritas, para pemain tersebut tidak akan diperlukan istimewa.

“Kami memang sengaja memanggil mereka. Sosok pemilik klub menjadi daya tarik mereka untuk kembali ke Madura,” ungkap Haruna. Saat ada 24 pemain masuk tahapan seleksi akhir, termasuk Firmansyah, Firli Apriansyah, Slamet Nur Cahyo dan Rossi Noprihanis yang merupakan mantan penggawa Persepam.

Sekadar diketahui, Mantan Manajer Persepam Achsanul Qosasi, melakukan akuisisi klub asal Bandung, Pelita Bandung Raya (PBR) yang kemudian diganti namanya menjadi MU rencananya untuk berhome base di Pamekasan atau Bangkalan.(roz)