Diiming-imingi HP, Siswi SMPN 2 Bojonegoro Diduga Hendak Diculik

GN/DWI TEGUH Terduga korban upaya penculikan, ALU (baju merah) tengah diajak berbicara petugas.

GN/FB DWI TEGUH
Terduga korban upaya penculikan, ALU (baju merah) tengah diajak berbicara petugas.

BOJONEGORO (Global News)-Dua pelajar putri SMP 2 Bojonegoro diduga menjadi aksi penculikan, Kamis (11/2/2016) pagi. Beruntung satu siswi berhasil diamankan pihak berwajib. Sedangkan satu siswi diduga bersama pelaku.

Kedua pelajar putri itu berinisial AAK (12) dan ALU (13). Keduanya siswi SMPN 2 Bojonegoro.

Siswi berinisial AAK saat dibawa terduga pelaku penculikan mengenakan jaket dan jilbab warna pink, pakaian warna putih motif Hello Kitty, dan celana jeans warna hitam.

Sedangkan siswi berinisial ALU mengenakan baju warna merah, jilbab hijau toska, tas ransel warna merah. Namun siswi atas nama ALU saat berita ini diturunkan, sudah berhasil ditemukan petugas.

Sedangkan, satu pelajar berinisial AKK diduga masih bersama pelaku, dan diperkirakan pelaku yang menggunakan motor Honda Vario Techno berwarna biru berada di perjalanan menuju Blora atau Semarang.

Ikhwal dugaan penculikan tersebut, ketika kedua siswi SMP tersebut mengikuti kegiatan sekolah di alun-alun Bojonegoro. Di tengah kegiatan, kedua siswi didatangi seorang laki-laki yang mengiming-imingi keduanya handphone.

Singkatnya, kedua siswi mau diajak oleh laki-laki dengan dibonceng motor terduga pelaku penculikan ke arah jalur Bojonegoro-Padangan. Kedua siswa sepertinya sempat diturunkan di daerah Kalitidu. Satu pelajar berinisial ALU diturunkan tak jauh dari Polsek Kalitidu. Sedangkan AAK dibonceng terduga pelaku dan hingga kini dalam pencarian.

Kapolsek Kalitidu Ajun Komisaris Polisi (AKP) Dumas Barutu mengungkapkan, kejadian terungkap setelah ALU menelepon orangtua AAK yang kemudian minta bantuan kepala desa setempat. Dumas mengatakan, pihaknya belum menyimpulkan kejadian tersebut penculikan. “Kemungkinan ingin memiliki laptop, uang dan barang-barang yang ada di tas korban, “ ujar Dumas seperti dilansir sebuah situs online setempat.

Pihak kepolisian setempat kini sedang mengejar terduga pelaku yang diperkirakan mengarah ke Blora atau Semarang. (faz)