Program Pengentasan Kemiskinan Tetap Jadi Andalan Jatim

Gubernur Jatim Dr H Soekarwo Menerima Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Kinerja dan Pemeriksaan kepada Plt Kepala BPK Jatim dengan Tujuan Tertentu pada Semester II 2015 di Gedung BPK Prov.Jatim. Program Pengentasan Kemiskinan Tetap Jadi Andalan Jatim

Gubernur Jatim Dr H Soekarwo Menerima Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Kinerja dan Pemeriksaan kepada Plt Kepala BPK Jatim dengan Tujuan Tertentu pada Semester II 2015 di Gedung BPK Prov.Jatim. Program Pengentasan Kemiskinan Tetap Jadi Andalan Jatim

SURABAYA (Global News)-Program Pemprov Jawa Timur dalam penanganan jumlah penduduk miskin tetap menjadi andalan. Hal itu dibuktikan dengan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) memuaskan dari Badan Pemeriksa Keuangan Prov. Jatim.

LHP tersebut diserahkan langsung oleh Plt. Kepala Perwakilan BPK JawaTimur, Syamsudin kepada Gubernur Jawa Timur, Dr.H. Soekarwo pada acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Kinerja dan Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu Pada Semester 2 Tahun 2015 di Kantor BPK Pro. JawaTimur. Jl.RayaJuanda, Sidoarjo, Rabu(13/1).

Syamsudin menuturkan program database penduduk miskin di Jawa Timur telah tepat sasaran dan mendapat apresiasi oleh pemerintahpusat.

“Denganadanya program database tersebut, program pengentasan kemiskinan akan terarah. Sehingga target penurunan angka kemiskinan bisa tercapai. Hal itu bisa menjadi contoh bagiprovinsi lain,” ujarnya.

Akan tetapi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam hal program database penduduk miskin di Jawa Timur yakni pengelolaan database yang terpadu. “Maksudnya adalah perlu diintegrasikan dan disinkronkan dengan beberapa program yang berpotensi menjadi kendala penanggulangan kemiskinan,” ungkapnya.

Menindaklanjuti LHP dari BPK Prov. JawaTimur, GubernurJawaTimur, Dr. H. Soekarwo menuturkan pihaknya segera akan berkoordinasi agar program database kemiskinan di Jawa Timur segera tersinkronkan.

“Jumlahnya segera diperbaharui dan segera dihimpun untuk memperoleh hasil yang terbaik,” kata Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jawa Timur itu.