Perhutani Mojokerto Setor Kas Negara Hingga Rp 5 Miliar

Perhutani Mojokerto Setor Kas Negara Hingga Rp 5 Miliar

Perhutani Mojokerto Setor Kas Negara Hingga Rp 5 Miliar

 

Jatim – Kontribusi Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto terhadap Kas Negara semakin meningkat. Jika  sebelumnya pada tahun 2014 hanya Rp 3 miliar, tahun 2015 mencapai Rp 5 miliar. Setoran tersebut berasal dari pembayaran pronvisi sumberdaya hutan (PSDH), pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB), PPh dan PPN pada tahun 2015.

Administratur KPH Mojokerto, Agus Sarwedi, Jumat (8/1) mengatakan, rincian setoran tersebut antara lain dari pembayaran PSDH sebesar 1.200.564.952, pembayaran PBB sebesar 3.951.670.860, PPh sebesar Rp. 344.972.523 dan PPN sebesar 285.553.567. Total setoran yang diterima Kas Negara sebesar Rp 5.782.761.902.

Perhutani Mojokerto mengelola hutan negara seluas 31.918,4 hektar. Hutan tersebut terletak di tiga kabupaten yaitu Kabupaten Lamongan seluas 24.168 hektar, Kabupaten Jombang seluas 3.793,9 hektar dan Kabupaten Mojokerto sendiri seluas 3.956,5 hektar.

Untuk pengelolaan kawasan hutan, Perhutani Mojokerto juga berkontribusi terhadap ketahanan pangan masyarakat sekitar hutan, dari sektor tanaman tumpangsari yang hasilnya murni untuk masyarakat desa hutan (MDH).

Hasil panen palawija tanaman tumpangsari yang berada pada kawasan hutan seluas 6.440 Ha berupa padi, jagung, kedelai untuk tahun 2015 sebanyak 32.586 ton dengan nilai Rp 72 miliar. MDH yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) sebanyak 15.229 orang petani hutan terserap dalam pembangunan hutan dan kehutanan ini.

Beragam Prestasi
Sepanjang tahun 2015, KPH Mojokerto juga meraih beragam penghargaan. Tujuh penghargaan di bidang Sumberdaya manusia (SDM) tingkat Nasional, Provinsi Jawa Timur maupun Perum Perhutani.

Untuk mempertahankan prestasi tersebut Administratur Mojokerto, Agus Sarwedi senantiasa “blusukan” melakukan pembinaan karyawan lingkup KPH Mojokerto dalam upaya memacu, memotivasi prestasi kerja untuk tahun 2016 mendatang.

Berkaitan dengan hal tersebut, hasil capaian kinerja tahun 2015 menjadi tolok ukur, parameter dalam rangka memperbaiki kinerja pada tahun kerja 2016. “Kami manajemen senantiasa mengapresiasi tiap capaian prestasi dan kinerja unggul jajaran SDM KPH Mojokerto,” kata Agus.

Sejumlah prestari tersebut diantaranya, tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/629/KPTS/013/2015 dengan perincian; Irawan Bintoro Aji, Pemenang I katagori Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH), Mat Arif, Pemenang II katagori Resort Polisi Hutan (RPH), M Imron Nurasit, Pemenang I katagori Mandor Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) dan Slamet, Pemenang III katagori Mandor Tanam Perum Perhutani.

Irawan Bintoro Aji dan M Imron Nurasit juga sebagai pemenang III katagori BKPH dan Mandor PHBM pada ajang Wana Lestari tingkat Nasional yang berkesempatan bertemu Presiden di Istana Negara pada peringatan kemerdekaan RI, 17 Agustus 2015.

Di tahun 2015 dipungkasi dimana salah satu karyawan Perhutani Mojokerto, Eko Sulistio Wahyudi (Kaur Humas) mendapatkan Penghargaan Satyalancana Pengabdian Sosial dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Penghargaan dari Ketua PMI, Jusuf Kalla (Wakil Presiden) sebagai Pendonor Darah Sukarela (PDS) 100 kali lebih, di Istana Bogor, 18 Desember 2015 lalu.