Keluarkan Letusan, BPBD Nyatakan Kondisi Gunung Semeru Aman

SURABAYA (Global News)-Selama 24 jam terakhir, Gunung Semeru dilaporkan telah mengeluarkan 56 dentuman. Selain itu, teramati dari Pos PGA Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, gunung berketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) telah mengeluarkan 10 kali hembusan dan sekali tektonik jauh.

Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Lumajang Hendro Wahyono mengatakan, secara visual, terpantau cuaca terang, angin tenang dan suhu berkisar 24 derajat celcius. “Sehingga pengamatan visual Gunung Semeru dari Pos PGA Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro tampak jelas,” ujar Hendro Wahyono seperti dilaporkan radio Sentral FM.

Hendro Wahyono menegaskan tidak ada peningkatan aktivitas vulkanik meski terjadi letusan dan hembusan berulang dalam 24 jam terakhir. “Status vulkanik Gunung Semeru masih waspada. Dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” kata Hendro Wahyono.
Hendro Wahyono bersama personil BPBD Kabupaten Lumajang juga memantau langsung di jalur lava yang dilaporkan sudah terjadi guguran material pijar. Hasilnya, dipastikan kondisi di lokasi juga tetap aman. Menurutnya, guguran material vulkanik dari puncak Gunung Semeru merupakan aktivitas biasa saja.

“Dimungkinkan itu dampak hujan deras yang mengguyur puncak Semeru. Sebab dari laporan pengamat di PGA Gunung Semeru, puncak Semeru juga diguyur hujan deras,” ujarnya.

Menurut Hendro, material vulkanik yang bertumpuk di puncak terus bertambah volumenya. “Akhirnya, material itu yang meluncur turun di jalur lava menjadi guguran,” katanya.

Sejauh ini dari pantauan BPBD Kabupaten Lumajang, warga di Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo sebagai pemukiman terdekat dari kawah Gunung Semeru juga tetap tenang. “Tapi kami mengingatkan warga untuk tetap waspada,” ujar Hendro Wahyono. (ant/ssn)